William Wongso Kini Jadi Kurator Kuliner Digital
JAKARTA - Di era digital yang serba cepat, rekomendasi kuliner seringkali ditentukan oleh algoritma dan jumlah ulasan. Namun, sebuah langkah inovatif diambil Grab melalui program “Grab Bintang Lima” yang menggandeng sosok legendaris di dunia kuliner Indonesia, William Wongso.
Kolaborasi ini bukan sekadar sensasi, melainkan perpaduan antara teknologi dan standar profesional yang telah teruji puluhan tahun. Kehadiran William Wongso dalam tim kurasi “Grab Bintang Lima” memastikan setiap rekomendasi tidak hanya didasarkan pada popularitas atau rating semata.
William Wongso membawa mata seorang pakar yang mampu menilai kualitas dari sisi rasa, teknik, dan yang paling penting, konsistensi. William Wongso menekankan bahwa konsistensi inilah yang menjadi kunci sebuah hidangan layak disebut luar biasa.
“Makanan yang baik bukan hanya soal cita rasa sesaat, melainkan konsistensi yang terjaga dari waktu ke waktu serta produksi sesuai kapasitas agar kualitas terjamin,” ujar William Wongso.
Sistem ini, menurutnya, menciptakan panduan kuliner yang jujur dan dapat dipercaya, karena memadukan suara konsumen dengan kurasi profesional. Lebih dari itu, Grab Bintang Lima juga membuka kesempatan emas bagi UMKM untuk bersinar.
Banyak warung dan kedai kecil yang selama ini hanya dikenal di kalangan terbatas kini mendapat sorotan yang setara dengan restoran-restoran besar. William Wongso menegaskan, “Banyak warung dan kedai kecil yang kualitas makanannya tidak kalah, dan sudah seharusnya mendapat sorotan.”
Dengan sentuhan William Wongso, “Grab Bintang Lima” kini menjadi lebih dari sekadar fitur rekomendasi, melainkan juga sebagai jembatan yang menghubungkan keahlian kuliner tradisional dengan jangkauan digital modern.
Hasilnya, sebuah panduan kuliner yang tidak hanya praktis, tetapi juga menjunjung tinggi kualitas dan keadilan bagi seluruh pelaku usaha kuliner, besar maupun kecil.