Bantah Isu Kenaikan Tarif Parkir, Pramono: Jangan Mudah Percaya

23 Shares

JAKARTA – Pemprov Daerah Khusus Jakarta membantah isu yang menyebut tarif parkir Jakarta naik seperti yang ditulis oleh akun Instagram @pandemictalks beberapa waktu lalu. Dalam postingan tersebut disebutkan tarif parkir Jakarta akan dinaikan hingga Rp 30 ribu per jam.

“Itu hoax. Pemerintah Provinsi Jakarta hingga saat ini belum memiliki rencana kenaik tarif,” kata Pramono seperti dikutip Holopis, Kamis (11/9).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Pramono menjelaskan, fokus utama Pemprov Jakarta saat ini adalah memperbaiki sistem pembayaran parkir menjadi nontunai (cashless) untuk meningkatkan transparansi dan mencegah kebocoran pendapatan daerah.

“Bahwa kita sedang mengkaji cashless untuk parkir, iya, untuk mengatur perparkiran, iya. Tapi belum pernah ada keputusan apapun, dan kalau ada keputusan harus mendapatkan persetujuan gubernur,” ucapnya.

- Advertisement -

Ia menegaskan bahwa pembenahan sistem pembayaran ini tidak ada kaitannya dengan kenaikan tarif.

“Belum ada rencana tarif naik, yang kita benahi itu sistemnya dulu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, jika nantinya terdapat kebijakan baru, harus melalui persetujuan dirinya selaku gubernur sebelum diterapkan.

“Kalau ada keputusan harus mendapatkan persetujuan saya (Gubernur),” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pramono mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berasal dari sumber resmi pemerintah.

“Kalau ada kebijakan baru, pasti akan disampaikan resmi oleh pemerintah,” tutup Pramono.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
23 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis