MAKASSAR – Sebanyak 10 pemuda yang diduga merupakan pelaku pengeroyokan terhadap pria berinisial RR (22) hingga tewas diamankan polisi.
Mereka diamankan tim Resmob Polsek Panakkukang tidak jauh dari lokasi ditemukannya RR tewas bersimbah darah di Jalan Angkasa, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, pada Minggu 7 September 2025 dini hari.
Para pelaku kini sudah dibawa ke Mapolsek Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Salah satu pelaku yakni KN mengaku, tega menganiaya korban karena banyaknya warga meneriaki korban pencuri. KN pun terprovokasi hingga memukul korban dengan batu.
“Ada yang teriak pencuri jadi dikira pencuri, memang korban ada yang tikam, saya tidak tahu siapa yang tikam,” kata KN, kepada Holopis.com, Minggu (7/9/2025).
Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait diamankannya para pelaku tersebut.
Sebagai informasi, pemuda berinisial RR (22) ditemukan tergeletak bersimbah darah usai menabrak tiang besi di bilangan Jalan Angkasa, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Sabtu (6/9) dini hari.
Rekan korban yakni Fathi mengungkapkan berawal saat korban bersama dirinya berada di lokasi untuk mencari alamat temannya. Namun malah diteriaki maling oleh warga.
“Ada yang teriak maling, trus dikejar, jadi motor tidak bisa dikendalikan dan menabrak tiang,” ucap Fathir.
Korban yang tidak berdaya akhirnya diamuk oleh warga hingga tewas, sementara Fathir berhasil melarikan diri.

