GOWA – Seorang pria berinisial A (26) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamankan polisi usai menganiaya istrinya sendiri, M (27).
Penganiayaan itu terjadi pada Selasa 2 September 2025 sore, sekitar pukul 17.00 WITA, di Jalan Abd Muthalib Dg Narang, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar, menjelaskan peristiwa itu bermula ketika korban meminta uang belanja anak kepada suaminya lewat telepon karena saat itu suaminya tdak berada di rumah.
Namun, bukannya memberi, pelaku justru pulang ke rumah dengan emosi dan melampiaskannya kepada sang istri.
“Pelaku memukul kepala korban, mencakar dada, hingga mencekik lehernya,” jelas Bahtiar kepada Holopis.com, Rabu (3/9).
Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar serta bekas cakaran. Merasa terancam, ia segera mencari perlindungan dengan melapor ke pihak kepolisian.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Unit Jatanras Satreskrim Polres Gowa yang dipimpin oleh Ipda Aditya Pamungkas.
Dalam waktu singkat, tim berhasil mengetahui keberadaan pelaku di Jalan Agussalim, Kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Somba Opu.
Sekitar pukul 17.30 WITA, pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan langsung digelandang ke Unit PPA Satreskrim Polres Gowa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Untuk sementara, A dijerat Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
“Pelaku sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Bahtiar.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan bila mengalami atau mengetahui kasus KDRT.
“Setiap tindak kekerasan, khususnya dalam rumah tangga, harus segera ditangani,” pungkasnya.


