JAKARTA – Ketua Umum Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Zainuddin Arsyad mendorong kepada Presiden Prabowo Subianto untuk semakin memperkuat eksistensi sikapnya terkait UU Perampasan Aset.
Salah satu langkah yang konkret adalah dengan menerbutkan dekrit Presiden terkait dengan perampasan aset pada pelaku kejahatan tindak pidana korupsi di Indonesia.
“Mendukung dekrit presiden perampasan aset para koruptor untuk mencegah keruntuhan bangsa,” kata Zainuddin Arsyad kepada Holopis.com, Kamis (4/9/2025).
Ia menyatakan bahwa korupsi menjadi borok dan penyebab utama dari rusaknya tata kelola negara di Indonesia. Bahkan salah satunya adalah di sektor energi. Sebab kata dia, sektor ini jelas berdampak pada sektor-sektor rill lainnya, seperti pangan dan ekonomi.
“FABEM menyerukan kepada pemerintah untuk memberantas para penjahat koruptor di sektor energi yang mengancam ketahanan nasional,” tegasnya.
Dalam mewujudkan semua itu, FABEM berpendapat bahwa Presiden Prabowo Subianto harus benar-benar meletakkan para pimpinan di level eksekutif dengan orang yang memiliki kapabilitas dan integritas yang tinggi.
“Mengganti para pejabat negara yang tidak memiliki integritas kepemimpinan,” ucapnya.
Di samping itu, Zainuddin Arsyad pun menyampaikan seruannya kepada seluruh elemen bangsa Indonesia untuk senantiasa meningkatkan rasa nasionalisme dan persatuan serta kesatuan dalam rangka merajut NKRI dan menjaga eksistensi nasional yang lebih baik.
Dengan demikian, maka tujuan utama pembangunan nasional akan mudah tercapai, sekaligus negara mampu menyingkirkan para koruptor yang bercokol selama ini di Indonesia.
“Kami mengajak seluruh elemen anak bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI dan melakukan perlawanan revolusioner terhadap para koruptor penghianat negara. Kami siap menjadi jembatan rekonsiliasi nasional dan terus melakukan perlawanan semesta terhadap koruptor,” pungkasnya.
Terakhir, Zainuddin Arsyad menyatakan bahwa FABEM akan ikut menjadi mitra strategis dalam menjaga keutuhan NKRI dan stabilitas politik nasional, memberantas korupsi dan membangun kesadaran politik generasi muda. Serta membangun kepemimpinan yang memiliki integritas dan loyalitas kepada bangsa dan negara.
“FABEM berkomitmen untuk terus melakukan perlawanan semesta terhadap koruptor dan menjadi bagian dari solusi dalam membangun bangsa dan negara yang lebih baik,” pungkasnya.


