Mahfud Sebut Demo Murni Protes dari Rakyat Ditunggangi Penumpang Gelap

24 Shares

JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara sekaligus eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud Mahmodin alias Mahfud MD menilai bahwa aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini merupakan protes masyarakat secara murni terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah.

Akan tetapi, ia mengatakan bahwa terdapat oknum massa yang sengaja memanfaatkan situasi tersebut, dengan mengangkat isu serupa seperti yang disuarakan oleh massa yang sebenarnya.

- Advertisement -

“Ini menurut saya adalah organik. Organik itu artinya orang betul-betul protes, tetapi kemudian ada yang numpang pada saat ini sudah selesai yang organik-organik ini malamnya muncul lagi. Ada perusuh yang datang dan itu ada tumpangan dan isu yang dibawa oleh perusuh itu adalah isu yang dibawa oleh yang organik ini gitu,” kata Mahfud dalam podcast yang diunggah pada kanal YouTube Mahfud MD Official, seperti dikutip Holopis.com, Selasa (2/9).

Pun demikian, ia tetap menyoroti akar permasalahan yang belum terselesaikan sepenuhnya, lantaran tidak ada upaya siginfikan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

- Advertisement -

“Api dalam sekam masih bisa saja timbul kalau tidak ada perubahan pola,” ujarnya.

Menurut Mahfud, akar dari permasalahan tersebut belum ditemukan titik terangnya, dimana pemerintah baru melakukan upaya penegakan hukum terhadap tindakan kekerasan yang terjadi saat aksi demonstrasi pada waktu lalu.

“Masalah utamanya belum dijawab. Ini hanya kekerasannya lalu didekati dengan langkah-langkah yang secara hukum memang benar bahwa itu harus ditindak tegas,” ungkapnya.

“Masalah utamanya yang belum itu, yaitu menjawab dengan kebijakan dan perubahan langkah-langkah pemerintah terhadap masalah-masalah yang menjadi penyebab terhadap atau penyebab atas terjadinya peristiwa demo yang sangat mengerikan itu. Masif dan mengerikan itu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, kata Mahfud, permasalahan sebenarnya bukan terletak pada anggota DPR yang bernyanyi-nyanyi saja, melainkan hal tersebut menjadi salah satu pemicu munculnya permasalahan tersebut.

“Kan bukan soal DPR menyanyi semata-mata. Bukan DPR menyanyi atau DPR gajinya naik semata-mata. Tetapi ini menjadi pemicu dari akumulasi atas beberapa masalah ya,” imbuhnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
24 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis