KARAWANG – Aliansi Mahasiswa Pangkal Perjuangan Karawang (AMPERA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 76, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Senin (1/9).
Aksi yang berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 16.40 WIB hingga 17.40 WIB, diikuti kurang lebih 150 mahasiswa dengan penanggung jawab aksi, Kelvin Hudqof.
Dalam orasinya, massa AMPERA menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka menolak kebijakan DPR RI terkait kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan, menolak perampasan aset rakyat, mengecam praktik represif aparat, serta mendesak negara menjamin ketersediaan lapangan kerja yang layak, pendidikan gratis, dan pelayanan kesehatan yang merata untuk seluruh rakyat Indonesia.
Sekitar pukul 17.10 WIB, Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin, menemui massa aksi. Ia hadir bersama Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Dandim 0604 Karawang Letkol Inf. Naryanto, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Dian Fahrud Jaman.
Dalam dialog singkat dengan mahasiswa, Endang menyampaikan apresiasi terhadap aspirasi yang disampaikan AMPERA. Ia berjanji akan merumuskan seluruh tuntutan mahasiswa dalam waktu tiga kali 24 jam. Hasilnya akan diteruskan kepada DPR RI sebagai bentuk penyampaian suara masyarakat Karawang.
“Kami menerima semua aspirasi ini dengan terbuka. Seluruhnya akan kami bahas dan teruskan secara resmi ke DPR RI,” ujar Endang di hadapan mahasiswa.
Usai dialog, massa aksi membubarkan diri dengan tertib pada pukul 17.40 WIB. Situasi berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya insiden berarti.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menjelaskan bahwa jajaran Polres Karawang bersama TNI serta instansi terkait telah menyiapkan pengamanan terbuka maupun tertutup. Ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Damkar, Dishub, hingga tenaga kesehatan dikerahkan untuk memastikan aksi berjalan lancar.
“Kami mengedepankan langkah humanis dan persuasif dalam pengamanan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolres.
Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Karawang terkait tindak lanjut rekomendasi yang disampaikan mahasiswa kepada DPR RI.
Selain itu, monitoring pasca aksi tetap dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Karawang.


