Najwa Shihab Tegaskan Rekaman Publik Sebagai Cermin Kejujuran

0 Shares

JAKARTA – Pemeran sekaligus wartawan Najwa Shihab menegaskan bahwa rekaman yang tersebar dimuka publik bukanlah sebuah ancaman, melainkan alat yang dapat digunakan untuk memperlihatkan kejadian sesungguhnya.

Hal itu disampaikan Najwa saat berada di forum Indonesia Summit, dimana acara tersebut digelar beberapa jam sebelum tragedi terlindasnya seorang ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan, yang menjadi korban dalam aksi unjuk rasa, pada Kamis (28/8) kemarin. Tragedi tersebut sempat terekam kamera kemudian disebarluaskan melalui media sosial.

- Advertisement -

“Beberapa jam sebelum tragedi ini, di forum Indonesia Summit saya bilang: Rekaman publik bukan ancaman, tapi cermin. Alat pengawas paling jujur agar tindakan aparat bisa terlihat terang-terangan. Rekaman viral hari itu membuktikannya—kejadian tidak bisa disembunyikan,” tulis Najwa Shihab dalam unggahan Instagram pribadinya @najwashihab, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (29/8).

Dalam keterangan selanjutnya, Najwa juga menyampaikan bahwa fungsi utama aparat adalah sebagai pelindung bagi masyarakat, bukan sebaliknya.

- Advertisement -

“Karena kita tidak membayar seragam mereka untuk menegakkan hukum rimba.Tapi untuk berdiri menjaga, sampai setiap warga bisa pulang dengan selamat,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui telah terjadi aksi unjuk rasa yang berlangsung pada Kamis (28/8). Aksi tersebut dipicu oleh para buruh yang menginginkan undang-undang perburuhan dipisahkan dari omnibus law. Namun tak disangka-sangka, demo tersebut menjadi ricuh lantaran ada penyusup yang ikut turun ke lapangan saat aksi unjuk rasa itu.

Dimana kericuhan itu bermula saat pihak kepolisian menembakkan gas air mata kepada seluruh massa dengan tujuan untuk membubarkan aksi demonstrasi tersebut. Massa pun mulai berlarian untuk menghindari serangan gas air mata itu.

Tak sampai disitu saja, meski massa sempat terdistraksi karena adanya gas air mata , mereka pun turut membalas serangan water cannon itu dengan menggunakan botol-botol yang dijadikan sebagai bom molotov.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru