JAKARTA – YouTuber Denny Sumargo pergi melayat ke rumah driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan, yang terlindas mobil brimob saat aksi unjuk rasa di Gedung DPR, Jakarta, pada Kamis (28/8) kemarin.
Dalam video unggahan Instagram pribadinya, tampak Denny mengenakan jaket berwarna hitam dan topi berwarna krem saat mendatangi rumah ojol tersebut. Ia juga menghampiri keluarga korban bahkan memeluk ibu dari mendiang Affan itu.
Sebelumnya Denny juga memposting sebuah video, dimana dalam video tersebut ia turut mendoakan korban supaya dapat diterima di sisi tuhan YME, dan juga untuk keluarganya diberikan kelapangan hati dalam menerima cobaan yang saat ini mereka hadapi.
“Saya mendoakan beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi tuhan dan diberikan kekuatan untuk keluarganya,” ucap Denny dalam unggahan Instagram pribadinya @sumargodenny, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (29/8).
Denny pun mengimbau kepada pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti dan mengusut kasus ini, supaya tidak menimbulkan persepsi negatif di muka publik.
“Tolong dipastikan berita ini apakah sudah pasti atau masih hoax, karena info yang saya dapatkan seperti itu dan saya mengimbau dan berharap pihak berwajib segera melakukan dan mengambil tindakan responsif dan berempati dengan hal ini supaya jangan sampai ini tergoreng karena narasi yang bisa menimbulkan pergesekan dan api yang lebih besar karena adanya korban jiwa,” tegasnya.
“Tindakan yang responsif dan cepat itu harus segera dilakukan,” tambahnya.
Sebelumnya diketahui telah terjadi aksi unjuk rasa yang berlangsung pada Kamis (28/8). Aksi tersebut dipicu oleh para buruh yang menginginkan undang-undang perburuhan dipisahkan dari omnibus law. Namun tak disangka-sangka, demo tersebut menjadi ricuh lantaran ada penyusup yang ikut turun ke lapangan saat aksi unjuk rasa itu.
Dimana kericuhan itu bermula saat pihak kepolisian menembakkan gas air mata kepada seluruh massa dengan tujuan untuk membubarkan aksi demonstrasi tersebut. Massa pun mulai berlarian untuk menghindari serangan gas air mata itu.
Tak sampai disitu saja, meski massa sempat terdistraksi karena adanya gas air mata , mereka pun turut membalas serangan water cannon itu dengan menggunakan botol-botol yang dijadikan sebagai bom molotov.


