JAKARTA – Setelah seri MotoGP Hungaria 2025, Yamaha akhirnya mengumumkan langkah bersejarah dalam proyek pengembangan mesin baru mereka. Pabrikan garpu tala itu memastikan bakal meluncurkan mesin V4 prototipe di MotoGP San Marino 2025, yang digelar pada 12–14 September di Sirkuit Misano.
Pembalap penguji, Augusto Fernandez, akan mendapat kehormatan menjadi rider pertama yang menjajal motor Yamaha bermesin V4 di ajang balap resmi. Keputusan ini menandai momen penting dalam perjalanan Yamaha di kelas premier MotoGP.
Mesin V4 sebenarnya sudah dikonfirmasi Yamaha sejak September 2024. Pabrikan asal Jepang itu kemudian melakukan rangkaian pengujian, mulai dari tes privat di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, hingga uji coba awal musim di Barcelona, Catalunya. Hasil dari pengembangan ini akhirnya dibawa langsung ke trek balap untuk mendapatkan data nyata.
Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, mengumumkan kabar besar ini lewat unggahan media sosial pada Senin (25/8).
“Untuk Misano, kami menargetkan Augusto Fernandez membalap dengan prototipe M1 baru bermesin V4. Ini adalah bukti komitmen Yamaha untuk masa depan. Kami ingin terus berjuang dengan tekad memberikan yang terbaik di setiap akhir pekan,” ungkap Pavesio.
Bagi Yamaha, Misano akan menjadi laboratorium berjalan untuk mengumpulkan data balapan penting, sekaligus dasar evaluasi dalam mengembangkan M1 generasi berikutnya.
Dengan langkah ini, Yamaha berambisi keluar dari ketertinggalan kompetitif yang selama ini membayangi mereka di era MotoGP modern, di mana mayoritas rival seperti Ducati, KTM, hingga Honda telah lebih dulu mengandalkan mesin konfigurasi V4.
Ajang Red Bull Grand Prix of San Marino and the Rimini Riviera 2025 dipastikan menjadi sorotan besar, bukan hanya bagi Yamaha, tapi juga penggemar MotoGP yang penasaran dengan kiprah motor V4 pertama garpu tala di lintasan resmi.


