Cacingan Bukan Penyakit Sepele, Kenali Tanda dan Cara Pencegahannya

1 Shares

JAKARTA – Tragedi memilukan terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Seorang balita berusia 3 tahun bernama Raya meninggal dunia dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing gelang. Berat total cacing yang ditemukan di tubuhnya diperkirakan mencapai sekitar satu kilogram.

Kasus ini mengejutkan publik sekaligus menjadi alarm keras mengenai pentingnya akses kesehatan dasar dan administrasi kependudukan yang memadai. Para ahli menegaskan, cacingan bukan hanya penyakit sepele, melainkan ancaman serius bagi tumbuh kembang anak.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Tanda-Tanda Cacingan pada Anak

Gejala cacingan kerap tidak disadari. Tanda-tanda yang perlu diwaspadai antara lain anak kehilangan nafsu makan, berat badan turun, mengalami sakit perut, diare atau mual, serta gatal di sekitar anus terutama pada malam hari. Kulit yang memerah atau iritasi di sekitar anus juga bisa menjadi indikasi adanya infeksi cacing.

Penularan yang Sering Terjadi

Penularan cacing gelang biasanya terjadi melalui telur cacing yang menempel di tangan atau kaki, lalu tertelan masuk ke dalam tubuh. Kebersihan yang buruk, konsumsi makanan tidak higienis, hingga tidak memakai alas kaki memperbesar risiko penularan.

- Advertisement -

Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Pencegahan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai alas kaki saat beraktivitas di luar rumah, mencuci bersih makanan sebelum dikonsumsi, serta mengonsumsi makanan yang matang dan air yang direbus. Kebiasaan buang air besar di toilet juga sangat penting untuk mencegah penyebaran cacing.

Pengobatan dan Dampak Buruk

Kementerian Kesehatan merekomendasikan pemberian obat cacing secara rutin setiap 6 bulan sekali. Dosisnya yakni setengah tablet (200 mg) untuk anak usia 1–2 tahun, dan satu tablet (400 mg) untuk anak usia 2–12 tahun. Obat cacing jenis Albendazol tersedia gratis di puskesmas maupun dapat dibeli di apotek.

Jika dibiarkan, cacingan bisa menimbulkan dampak buruk jangka panjang seperti gizi buruk, penurunan kecerdasan, melemahnya sistem imun, hingga risiko stunting dan anemia. Kasus Raya menjadi pelajaran penting bahwa cacingan adalah masalah serius yang harus dicegah sejak dini.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
1 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis