JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah rumah warga yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara sejak Senin (25/8).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur memicu terjadinya banjir di Desa Nuangan Selatan, Kecamatan Nuangan.
“Genangan air meluas hingga ke permukiman warga, terutama di tiga dusun yang ada di desa tersebut,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (26/8).
Berdasarkan data sementara, Abdul mengungkapkan bahwa ada sekitar 100 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan rincian 45 KK di Dusun I, 39 KK di Dusun II, serta 16 KK di Dusun III.
“Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa. Sementara itu, kerugian materil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait,” ujarnya.
Menindaklanjuti kejadian ini, Abdul memastikan bahwa BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait bersama pihak kecamatan dan desa setempat.
Upaya yang dilakukan mencakup pendataan warga terdampak, pemantauan kondisi lapangan, serta berkoordinasi dengan unsur pemerintah daerah, TNI/POLRI, PMI, dan masyarakat untuk penanganan darurat.
“Kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. BPBD bersama unsur terkait tetap siaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan,” ujarnya.
Abdul kemudian mengimbau masyarakat di wilayah terdampak banjir maupun kebakaran lahan untuk tetap waspada terhadap potensi bencana.
“Warga di sekitar bantaran sungai diminta segera mengungsi ke lokasi aman apabila debit air meningkat,” imbaunya.

