JAKARTA – Bencana angin kencang melanda sejumlah rumah warga yang ada di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara sejak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, angin kencang melanda empat desa di wilayah Kabupaten Deli Serdang.
“Empat desa terdampak antara lain Desa Sei Mencirim di Kecamatan Kutalimbaru, Desa Tugungan I dan Tugungan II di Kecamatan Pancur Batu dan Desa Kubah Sentang di Kecamatan Pantai Labu,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (25/8).
Tim Reaksi Cepat segera turun ke lokasi untuk mendata dampak kerusakan. Dari data sementara, 15 unit rumah warga rusak, dengan rincian 11 rumah rusak di Kecamatan Pancur Batu dan empat rumah rusak di Kecamatan Kutalimbaru.
Abdul mengatakan, petugas juga mencatat sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) atau 49 warga terdampak, sementara 4 warga mengungsi ke rumah kerabat. Dari pengamatan di lapangan, mayoritas rumah warga rusak pada bagian atap.
“Kondisi terbaru warga secara mandiri telah memperbaiki rumahnya yang rusak, sementara bantuan berupa sembako telah diberikan kepada korban terdampak,” tukasnya.
Merespon kejadian bencana di tanah air, Abdul mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi ancaman bahaya.
“Meski puncak musim kemarau telah berlalu di beberapa wilayah, potensi kejadian karhutla masih cukup signifikan, warga diimbau untuk memantau kawasan rawan kebakaran, tidak membuka lahan dengan membakar, ikut memelihara lingkungan sekitar dan segera laporkan jika ada titik api kepada petugas,” imbaunya.

