JAKARTA – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Jumat (22/8) mengatakan, bahwa dia membahas jaminan keamanan untuk Ukraina dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) Mark Rutte di Kiev.
Menyusul pembicaraan tersebut, Zelensky mengatakan Ukraina bertujuan untuk mendapatkan jaminan ‘serupa Pasal 5’, yang merujuk pada Pasal 5 NATO.
“Hasil yang harus kami capai: arsitektur yang sangat jelas tentang negara mana yang membantu kami di darat, negara mana yang bertanggung jawab atas keamanan udara kami, yang menjamin keamanan di laut, dan yang mendukung Ukraina,” kata Zelensky, dikutip Holopis.com, Minggu (24/8).
Zelenskyy menambahkan bahwa jaminan tersebut juga harus mencakup pendanaan militer Ukraina dari negara-negara mitra.
Menurut Zelensky, negosiasi antara Ukraina, Eropa, dan Amerika Serikat mengenai isi spesifik dari jaminan keamanan tersebut sedang berlangsung.
Sebaga informasi, Volodymyr Zelensky dan Mark Rutte juga membahas pengiriman senjata ke Ukraina yang dikoordinasikan di bawah Daftar Persyaratan Ukraina yang Diprioritaskan, yang diusulkan oleh NATO dan Amerika Serikat, serta upaya bersama yang bertujuan untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina.
Sempat Pede Ukraina Akan Aman
Sebelumnya, Volodymr Zelenskyy sempat yakin bahwa Amerika Serikat akan menyelesaikan jaminan keamanan terhadap Ukraina selama 10 hari ke depan, sejak 20 Agustus silam.
“Jaminan keamanan kemungkinan besar akan ‘diuraikan’ oleh para mitra kami, dan semakin banyak detail akan muncul,” kata Zelensky.
Sementara itu, Donald Trump berjanji kepada Zelenskyy bahwa Amerika Serikat akan membantu Ukraina. Ia menjelaskan bahwa itu adalah bagian dari setiap kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Rusia, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

