Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Mendag Resmi Luncurkan Program Penguatan Branding dan Kemasan Produk Pangan UMKM

1 Shares

JAKARTA – Menteri Perdagangan Budi Santoso secara resmi telah meluncurkan Program Penguatan Branding dan Kemasan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengan (UMKM) Produk Pangan.

Peluncuran program tersebut dilaksanakan di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Rabu (20/8), dimana Program ini memfasilitasi UMKM melalui pelatihan penjenamaan (branding) dan peningkatan kualitas kemasan produk pangan.

- Advertisement -

Mendag Busan mengatakan, upaya ini akan memperkuat daya saing produk pangan untuk memperbesar peluang memenangkan persaingan pasar domestik dan global. “Pasar dalam negeri kita sangat besar, pasar ekspor juga terbuka luas. Melalui program ini, produk pangan UMKM tidak hanya siap masuk ke ritel modern dalam negeri, tetapi juga lebih berdaya saing di pasar ekspor,” ujar Mendag Busan, sebagaimana rilis yang diterima Holopis.com.

Ia menyebut, saat ini lebih dari 80 persen produk yang dipasarkan di ritel modern adalah produk lokal. Ia mengklaim, maraknya produk lokal di rak-rak ritel modern menjadi potret tumbuhnya permintaan konsumen yang semakin memercayai kualitas produk lokal. Oleh karena itu, Kemendag ingin memastikan lebih banyak UMKM mendapat kesempatan meningkatkan kualitas, salah satunya melalui peningkatan kualitas desain kemasan.

- Advertisement -

“Di banyak negara seperti Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang, kemasan menjadi salah satu faktor utama keputusan konsumen. Produk berkualitas harus ditunjang kemasan yang menarik agar dipercaya pasar,” tambah Mendag Busan.

Dari keikutsertaan program tersebut tahun lalu, beberapa UMKM telah berhasil masuk ke Hero Supermarket, toko oleh-oleh di Bandara Soekarno Hatta, serta berbagai gerai ritel modern lainnya.

Selain pendampingan branding, program tahun ini juga terintegrasi dengan program Kemendag lainnya, yaitu UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor). Program yang mendorong UMKM untuk menjadi eksportir itu telah mencatat transaksi sebesar USD 90,04 juta atau setara Rp1,4 triliun pada Januari-Juli 2025. Bahkan, sebagian besar UMKM peserta program ini yang berhasil ekspor merupakan eksportir pemula.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
1 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru