JAKARTA – Dua bencana alam sekaligus melanda sejumlah wilayah yang tersebar di Provinsi Sumatera Utara sejak Rabu (13/8) yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, mulai dari bencana karhutla (kebakaran hutan dan lahan) yang terjadi di Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara.
“Hasil kaji cepat petugas di lapangan dilaporkan seluas 10 hektar lahan terdampak akibat kejadian ini,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (14/8).
Abdul menjelaskan bahwa BPBD Kabupaten Padang Lawas Utara beserta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Lawas Utara serta masyarakat setempat melakukan evakuasi dan pemadaman secara gotong royong di wilayah terdampak.
Sementara itu, hujan dengan intensitas tinggi dan disertai oleh angin kencang mengguyur wilayah Kabupaten Deli Serdang mengakibatkan terjadinya angin puting beliung.
Peristiwa ini melanda Desa Perkebunan Ramunia, Pantai Labu Pekan, Paluh Sibaji, Regemuk, Pematang Biara, Kelambir dan Durian yang berada di Kecamatan Pantai Labu.
“Petugas mencatat sebanyak 31 Kepala Keluarga terdampak, sementara untuk kerugian materil tercatat sebanyak 21 rumah warga rusak sedang dan 10 rumah rusak ringan,” jelasnya.
Abdul kemudian mengimbau kepada pemerintah daerah dan segenap masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di tengah musim kemarau yang berpotensi menimbulkan kejadian karhutla.
“Di samping itu, BNPB juga mendorong kepada seluruh pihak agar melakukan deteksi dini dan pengawasan yang dapat dimulai dari melakukan patroli rutin di daerah rawan kebakaran, melakukan optimalisasi menara pengawas dan pos jaga, memantau informasi cuaca secara rutin dan berkala,” imbaunya.

