JAKARTA – Bencana angin kencang melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Provinsi Sumatera Utara semenjak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, angin kencang pertama melanda Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
“Angin kencang terjadi disertai hujan lebat mengguyur wilayah setempat dalam durasi yang cukup lama,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (11/8).
Abdul menjelaskan bahwa sebanyak lima desa dari dua kecamatan terdampak. Wilayah tersebut di antaranya meliputi Desa Patane di Kecamatan Porsea, Desa Lumbang Manurung, Lumban Sirait GU, Dolok Nauli, dan Lumban Huala di Kecamatan Parmaksian.
“Angin kencang ini berdampak terhadap rumah milik 61 Kepala Keluarga (KK) rusak di bagian atap,” ujarnya.
Selain itu, kerugian materiil lain yang tercatat diakibatkan dari angin kencang ini yaitu dua unit kantor desa, fasilitas ibadah, hingga akses jalan yang tertutup pohon tumbang.
Abdul menambahkan, angin kencang disertai fenomena hujan es melanda Kabupaten Karo, Sabtu (9/8). Peristiwa ini menyebabkan 14 unit rumah di lima desa mengalami kerusakan.
“BPBD Kabupaten Karo melakukan koordinasi dan pendataan bersama perangkat daerah setempat serta beberapa rumah rusak ditutup sementara menggunakan terpal,” tuntasnya.

