Cuaca Ekstrem di Boyolali, Satu Warga Meninggal

0 Shares

JAKARTA – Bencana cuaca ekstrem secara waktu bersamaan melanda sejumlah wilayah di Indonesia sejak Senin (4/8) yang lalu dan berdampak ke sejumlah warga.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, seperti di wilayah Jawa Tengah, cuaca ekstrem terjadi di Kabupaten Boyolali pada Senin (4/8).

- Advertisement -

“Cuaca ekstrem dipicu oleh hujan lebat disertai angin kencang. Peristiwa ini melanda lima desa di dua kecamatan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (6/8).

Akibat bencana tersebut, terdapat satu orang meninggal dunia dan satu jiwa luka ringan. Kendati demikian, Abdul tidak menjelaskan lebih rinci penyebab meninggalnya korban.

- Advertisement -

Selain itu, sebanyak empat unit rumah rusak ringan, dua unit rumah rusak berat, dua bangunan joglo rusak berat, dua kendaraan roda dua serta satu unit sepeda mengalami kerusakan.

Saat ini BPBD Kabupaten Boyolali bersama tim gabungan melakukan pembersihan material pohon tumbang dan mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Beralih ke wilayah Sumatra, angin kencang melanda satu kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, Senin (4/8).

Angin kencang mengakibatkan enam unit rumah dan satu warung rusak berat, 15 unit rumah rusak sedang dan tujuh unit rumah rusak ringan. BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota melakukan koordinasi dengan perangkat daerah setempat serta pembersihan material rumah rusak.

Adapun kejadian bencana lainnya adalah banjir yang merendam Desa Suli, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Senin (4/8).

“Masing-masing dua unit rumah mengalami rusak berat dan rusak ringan serta satu unit rumah hanyut. Berdasarkan laporan terbaru, banjir telah surut,” jelasnya.

Pada hari yang sama, kejadian banjir juga terjadi di wilayah lainnya di Provinsi Maluku. Banjir melanda empat desa di Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Sebanyak 280 unit rumah, satu unit kantor desa dan satu unit paud terendam serta satu unit jembatan mengalami kerusakan. Kondisi terkini banjir telah surut,” tukasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru