Sopir Gagal Ngedrift, Penumpang Tumpah di Gowa

Mobil pick up bernomor polisi DD 8991 BJ terguling setelah gagal melintasi tikungan dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, para penumpang termasuk anak-anak ikut terjatuh.

13 Shares

GOWA – Sebuah insiden kecelakaan tregis terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada hari Minggu 3 Agustus 2025 sore.

Di mana sebuah mobil pick-up berpelat nomor polisi DD 8991 BJ yang mengangkut rombongan emak-emak pengiring pengantin mengalami kecelakaan tunggal dan terbalik di Jalan Poros Malakaji–Sapaya, Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu.

- Advertisement -

Bahkan detik-detik kecelakaan mengerikan itu terekam kamera CCTV di lokasi kejadian. Rekaman kecelakaan itu pun viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak mobil pikap melaju dengan kecepatan tinggi. Namun aktivitas ngedrift sang sopir gagal karena mobilnya mendadak oleng saat melaju di tingkungan, hingga akhirnya terguling. Akibatnya, belasan penumpangnya, termasuk dua anak-anak yang duduk di bagian bak pick up pun terlempar.

- Advertisement -

Salim, saksi mata di lokasi kejadian mengatakan kecelakaan itu sangat cepat. Kemungkinan mobil tidak kuat menanjak saat di jalan tanjakan.

“Mobil dari bawah tanjakan, waktu belok langsung terbalik. Semua terlempar, ada ibu-ibu dan anak-anak yang luka,” ujarnya kepada Holopis.com, Senin (4/8/2025) sore.

Salim menambahkan, usai terguling, mobil pikap itu sempat mengeluarkan asap dari bagian mesin dan nyaris terbakar. Beruntung warga sekitar sigap memadamkan api sehingga tidak terjadi ledakan atau kebakaran lebih besar.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Gowa yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gowa, IPDA Heri Siswanto menjelaskan bahwa hasil olah TKP sementara menunjukkan dugaan kuat bahwa mobil tidak mengurangi kecepatan saat melintasi tikungan tajam.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah,” jelasnya.

IPDA Heri juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan bak terbuka seperti mobil pikap untuk mengangkut penumpang karena sangat berbahaya dan melanggar aturan lalu lintas.

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama saat membawa penumpang dalam jumlah besar di medan jalan yang rawan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
13 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis