Presiden Mahmoud Abbas : Palestina Ingin Bebas!

0 Shares

JAKARTA – Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Jumat (1/8) mengatakan bahwa kepemimpinan Palestina menginginkan negara Palestina yang bebas dari militerisasi, termasuk Jalur Gaza.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Johann Wadephul di kantor pusat kepresidenan di Kota Ramallah, Tepi Barat, menurut kantor berita Palestina WAFA.

- Advertisement -

“Prioritas saat ini adalah gencatan senjata segera dan permanen di Gaza, masuknya bantuan kemanusiaan untuk menghentikan perang kelaparan, serta pembebasan sandera dan tahanan,” demikian pernyataan dari Mahmoud Abbas, dikutip Holopis.com, Minggu (3/8).

Abbas kemudian menekankan akan pentingnya Negara Palestina untuk mengambil alih tanggung jawab penuh di Jalur Gaza dengan dukungan Arab dan internasional, serta penarikan penuh Israel.

- Advertisement -

Ia juga menyerukan kepada Israel untuk menghentikan aktivitas permukiman di Tepi Barat, menghentikan upaya aneksasi, dan mengakhiri “terorisme pemukim,” serta membebaskan dana Palestina yang ditahan.

Abbas menegaskan kesiapannya untuk mengadakan pemilihan umum, yang tidak akan melibatkan kekuatan politik dan individu yang tidak mematuhi program dan komitmen Organisasi Pembebasan Palestina (Palestine Liberation Organization/PLO), legitimasi internasional, serta prinsip satu negara, satu hukum, dan “satu senjata yang sah.”

Sementara itu, menlu Jerman menekankan pentingnya bagi Negara Palestina untuk mengambil alih pemerintahan di Jalur Gaza setelah berakhirnya perang, karena itulah satu-satunya entitas sah yang mewakili rakyat Palestina dan sangat penting bagi Negara Palestina untuk berkontribusi dalam rekonstruksi Gaza, demikian dilansir WAFA.

Dia menekankan kesiapan negaranya untuk memberikan dukungan dan kontribusi yang diperlukan bagi Otoritas Palestina dalam upaya rekonstruksinya.

Israel kemudian didesak untuk melepaskan dana Palestina yang saat ini ditahan, seraya menekankan bahwa dana tersebut merupakan hak Palestina, dan penahanannya yang terus berlanjut mengancam stabilitas.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis