Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Miris! Siswi SMKN Acungkan Jari Tengah ke Guru, Begini Nasibnya

65 Shares

GOWA – Miris, dua siswi SMKN 1 Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial NF (perekam) dan RA (pelaku) acungkan jari tengah ke gurunya di dalam kelas.

Video berdurasi singkat yang menunjukkan RA mengacungkan jari tengah terhadap gurunya di dalam kelas tersebar luas di Instagram dan memicu kecaman publik.

- Advertisement -

Bahkan aksi tak terpuji dua siswi tersebut dilakukan di hadapan siswa lain dan direkam langsung oleh NF. Akibat perbuatan tak terpujinya itu, keduanya resmi dikeluarkan dari sekolah.

Namun keputusan pemecatan terhadap kedua siswi tersebut justru menuai sorotan, karena disebut tak mendapat restu dari Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.

- Advertisement -

Kepala Bidang SMK Disdik Sulsel, Hery Sumiharto, menyebut pihak sekolah tidak pernah berkoordinasi sebelum menjatuhkan sanksi.

“Iya, terkait dikeluarkannya siswa tersebut, pihak sekolah tidak koordinasi dengan kami. Bahkan sekolah belum memberi laporan ke saya,” ujar Hery, (2/8).

Menurut Hery, keputusan yang menyangkut masa depan pendidikan siswa seharusnya dikonsultasikan lebih dulu dengan dinas.

Ia menegaskan akan menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil pihak sekolah untuk dimintai klarifikasi.

Di sisi lain, kedua siswi tersebut meminta maaf atas kelakuannya yang tidak terpuji terhadap gurunya.

Permintaan maaf tersebut disampaikan tidak lama setelah video tersebut beredar luas di media sosial.

“Saya atas nama R** A** siswa yang viral di media sosial telah menghina guruku dengan menggunakan jari tengah, dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan memohon maaf sebesar-besarnya kepada guruku tersebut,” ucapnya.

Dia mengaku siap mempertanggungjawabkan perbuatannya dan siap jika disanksi tegas oleh pihak sekolah.

“Oleh karena itu, sekali lagi saya memohon maaf sebesar-besarnya atas apa yang telah terjadi dan saya siap dikeluarkan dari sekolah,” jelasnya.

Permohonan maaf itu sama halnya dengan yang disampaikan oleh N, selaku siswi yang menyebarluaskan rekaman tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Gowa, Muchlis Jufri mengatakan, dirinya tidak mengetahui nasib dari kedua siswi tersebut setelah dikeluarkan dari sekolah.

Sebab, kedua sisiw tersebut masih tergolong murid baru. Sehingga, pihak sekolah tidak bisa memberikan surat pindah.

“Saya tidak tahu nanti keduanya sekolah di mana. Karena kelas X itu tidak bisa dikasih surat pindah, karena baru satu Minggu masuk sekolah,” jelasnya.

“Yang bisa dikasih surat pindah itu kelas XI. Jadi kami hanya keluarkan,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
65 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru