JAKARTA – Bencana longsor melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, bencana tersebut menyebabkan adanya warga yang meninggal dunia tertimbun longsor.
“Dua orang meninggal dunia tertimbun material longsoran yang menimpa rumah warga,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (2/8).
Abdul menjelaskan bahwa kejadian longsor dipicu hujan intensitas tinggi yang terjadi pada Rabu (30/7) yang mengikis tanah di sekitar rumah warga.
Abdul memastikan BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan darurat.
“Sedangkan da rumah yang rusak sedang dalam penanganan,” imbuhnya.
Terkait bahaya hidrometeorologi basah, Abdul mengimbau wilayah-wilayah dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat, warga diimbau untuk selalu memutakhirkan informasi prakiraan cuaca apabila akan beraktivitas di luar ruangan.
“Jika sedang terjadi hujan deras disertai angin kencang, jangan berteduh di dekat pohon maupun bangunan yang terlihat tidak kokoh. Jauhi pula lokasi-lokasi yang berdekatan dengan lereng yang mudah longsor,” imbaunya.
“Bagi warga yang tinggal di lereng gunung berapi, selalu waspada akan adanya bahaya banjir lahar dingin. Ikuti selalu informasi dan arahan dari pemerintah setempat apabila diperlukan evakuasi,” sambungnya.

