PPATK : Pemblokiran Rekening Dormant Bikin Transaksi Deposit Judol Nyungsep

0 Shares

JAKARTA – PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan mengklaim ada sisi positif dari pemblokiran rekening dormant atau tidak aktif.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyebut bahwa dengan pemblokiran tersebut membuat transaksi judi online atau judol menjadi terganggu.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Ketika dormant kita bekukan, deposit judol langsung nyungsep sampai minus 70% lebih dari Rp 5 triliun lebih menjadi hanya Rp 1 triliunan lebih,” kata Ivan dalam pernyataannya pada Kamis (31/7).

Ivan juga sesumbar bahwa pemblokiran tersebut selaras dengan target Indonesia Emas 2045 mendatang.

- Advertisement -

“Tren jumlah transaksi deposit judol juga terjun bebas setelah kita bekukan dormant. Ini kan semua hasil positif. Sesuai Asta Cita dan Indonesia Emas beneran,” tukasnya.

Kendati demikian, Ivan menyebut bahwa pihaknya telah membuka kembali lebih dari 28 juta rekening yang diblokir, bahkan sempat dihentikan sementara transaksinya.

“Puluhan juta rekening tidak aktif, kami hentikan sementara transaksinya lalu kami cek kelengkapan dokumennya serta keberadaan nasabahnya, dan setelah diingatkan kepemilikan rekeningnya, segera kami cabut hentinya,” ungkapnya.

Ivan mengungkapkan ada beberapa nasabah yang protes rekeningnya diblokir. Setelah dicek PPATK, ternyata rekening itu bukan tidak aktif, tapi karena menjadi rekening penampungan hasil pidana mayoritas judi online.

“Setelah kami cek ternyata alasan pembekuan bukan karena dormant tapi karena murni rekening penampungan hasil pidana (mayoritas judol),” tutupnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis