IHSG Diprediksi Menguat, Begini Sentimen Penguatnya

0 Shares

JAKARTA – Optimisme investor terhadap pasar saham Indonesia semakin menguat. Hal ini membuka peluang bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk melanjutkan tren penguatan dalam waktu dekat.

Retail Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Indri Liftiany Travelin Yunus menyebut pergerakan IHSG ke depan diproyeksikan berada dalam rentang support 7.150 hingga resistance 7.400.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Apalagi penguatan ini jika ditambah dengan hasil kinerja emiten yang bagus di kuartal II atau semester I 2025, IHSG diprediksi terus menguat,” ungkap Indri dalam keterangan resminya, dikutip Holopis.com, Senin (21/7).

Sepanjang pekan lalu, IHSG tercatat bergerak bervariasi namun cenderung menguat hingga 3,75 persen, dengan rentang pergerakan 7.071 hingga 7.402, dan ditutup di level 7.312 pada akhir pekan.

- Advertisement -

Sentimen Positif dari Dalam dan Luar Negeri

Indri mengungkapkan sejumlah faktor eksternal dan domestik yang menjadi pendorong penguatan IHSG pekan lalu. Salah satunya adalah keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menurunkan tarif impor untuk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen. Keputusan ini dinilai memberikan sinyal positif bagi prospek perdagangan Indonesia ke depan.

Ia juga menyebut, pelaku pasar masih fokus mengamati perkembangan tarif impor lainnya yang akan ditetapkan AS pada Agustus mendatang.

Di sisi domestik, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,25 persen, sejalan dengan ekspektasi pasar.

“Adanya kesepakatan tarif impor oleh AS kepada Indonesia, ditambah lagi dengan sentimen positif pemangkasan suku bunga acuan menggairahkan market dalam negeri,” imbuh Indri.

Lebih lanjut, pelaku pasar global juga menilai peluang pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed masih terbuka di semester II-2025. Sekitar 54 persen investor meyakini pemangkasan akan terjadi pada September mendatang.

“Sehingga Bank Indonesia pun memiliki prospek yang sama ke depannya,” tegas Indri.

IHSG Jadi Salah Satu Indeks Terbaik Secara Global

Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menyampaikan bahwa IHSG berhasil ditutup di atas level 7.300 pada Jumat (18/7), menjadikannya salah satu indeks saham dengan kinerja terbaik secara global.

“IHSG telah mencatat kenaikan 5,5 persen, menjadikannya salah satu indeks saham global dengan kinerja terbaik,” jelas Rully.

Penguatan IHSG terutama didorong oleh lonjakan saham beberapa emiten unggulan, seperti PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang naik 9,7 persen, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 3,6 persen, dan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CDIA) yang melonjak 25 persen.

Sementara itu, bursa saham AS pekan lalu berakhir bervariasi. S&P 500 bergerak datar dan Nasdaq menguat tipis, dengan sektor teknologi menjadi penopang utama. Sentimen positif dari pasar global turut memperkuat pasar keuangan Indonesia.

Kepercayaan investor asing juga tetap terjaga, tercermin dari masuknya dana asing ke pasar obligasi pemerintah. Mata uang rupiah pun ikut menguat tipis ke level Rp16.290 per USD pada Jumat lalu.

“Sehingga, menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terbaik bulan ini,” sebut Rully.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis