Donald Trump Klaim Situs Nuklir Iran Hancur Total
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump ngotot bahwa serangan Amerika Serikat pada hari Sabtu (19/7) di fasilitas nuklir Iran telah menghancurkan sepenuhnya lokasi tersebut.
Meskipun sebuah laporan mengatakan bahwa beberapa di antaranya masih selamat setelah diserang. Namun, Trump masih menegaskan Amerika Serikat sudah menghancurkan situs tersebut dalam sebuah unggahannya di Truth Social.
“Ketiga lokasi nuklir di Iran telah hancur total, dan/atau DILENYAPKAN,” kata Donald Trump, dikutip Holopis.com, Minggu (20/7).
Donald Trump dengan percaya diri mengatakan bahwa akan sulit bagi Iran untuk mengembalikan situs tersebut, kecuali mereka mau memulai dari awal, atau benar-benar menggunakan lokasi yang berbeda.
“Memakan waktu bertahun-tahun untuk mengembalikan mereka ke layanan, dan jika Iran ingin melakukannya, akan jauh lebih baik jika mereka memulai dari awal di tiga lokasi berbeda,” lanjutnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Amerika Serikat sempat menyerang program nuklir di Iran, pada 22 Juni 2025. Serangan tersebut menghantam fasilitas pengayaan uranium di Fordow, Selatan Teheran, dan lokasi nuklir di Isfahan dan Natanz.
Pengeboman itu dilakukan pada saat yang bersamaan dengan kampanye Israel terhadap infrastruktur nuklir dan militer Iran. Padahal, Iran menegaskan bahwa tujuan pengembangan nuklir pihaknya sebatas untuk energi, bukan untuk senjata.