Bekas Rektor UGM Tarik Ucapan Ijazah UGM dan Minta Maaf ke Jokowi

0 Shares

JAKARTA – Mantan Rektor UGM (Universitas Gadjah Mada) Prof Sofian Effendi menyampaikan pernyataan sikap untuk menarik ucapannya dalam podcast yang sempat tayang di salah satu kanal Youtube.

Di mana sebelumnya ia juga ikut mempertanyakan ijazah Jokowi (Joko Widodo) karena sepanjang menjadi Mahasiswa di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, nilai indeks kumulatif mantan Presiden RI tersebut di bawah 2, sehingga tidak mungkin ada ijazah keluar dari UGM atas nama Jokowi tersebut.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Alasan penarikan ucapan tersebut didasari atas dokumen digital yang sempat disampaikan oleh rektor UGM Prof Ova terkait dengan dokumentasi kelulusan Jokowi, baik ijazah maupun skripsinya di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Sebagai mantan Civitas Akademika, Prof Sofian Effendi menegaskan dirinya sangat mempercayai apa yang disampaikan oleh juniornya itu.

- Advertisement -

“Bahwa pernyataan Rektor UGM Prof Dr Ova Emilia tertanggal 11 Oktober 2022 memang sesuai dengan bukti-bukti yang tersedia di Universitas,” kata Sofian dalam keterangan tertulisnya di Yogyakarta, 17 Juli 2025 seperti dikutip Holopis.com.

Atas dasar itulah, Prof Sofian menyampaikan bahwa dirinya menarik seluruh ucapan yang pernah disampaikan dalam podcast kanal Youtube yang selama ini ikut mengglorifikasi tuduhan ijazah palsu Jokowi tersebut.

Bahkan Prof Sofian pun memohon kepada pemilik kanal Youtube “Langkah Update” tersebut untuk segera melakukan take-down karena basis argumentasi dan ucapannya tidak lagi dapat ia pertanggung jawabkan setelah keluarnya statemen resmi ini.

“Sehubungan dengan itu, saya menarik semua pernyataan saya di dalam video tersebut dan memohon agar wawancara dalam kanal Youtube tersebut ditarik dari peredaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rektor UGM yang menjabat di periode 2002 – 2007 tersebut menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada siapa pun yang merasa tersinggung dengan ucapannya di dalam video tersebut.

“Saya mohon maaf setulus-tulusnya kepada semua pihak yang saya sebutkan pada wawancara tersebut. Demikian pernyataan saya dan sangat berharap wacana tentang ijazah tersebut dapat diakhiri. Terima kasih,” pungkas Prof Sofian.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis