JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan fakta mengejutkan, bahwa sebanyak 212 merek beras di pasaran tidak memenuhi standar kualitas dan mutu. Beras-beras tersebut dijual dalam kemasan premium dengan harga tinggi, namun isinya diduga merupakan campuran beras biasa yang tak sesuai standar. Dugaan pelanggaran ini kini tengah ditindaklanjuti oleh Bareskrim Polri, yang telah memeriksa sejumlah perusahaan besar pemasok beras di Indonesia.
0
Shares
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson
Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.
Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.Berita sebelumnya
Berita selanjutnya


