KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan drainase di Jalan Arif Rahman Hakim atau yang dikenal sebagai Jalan Niaga, Senin (14/7). Proyek senilai Rp2 miliar tersebut memiliki panjang 489,6 meter dan ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender kerja.
Dalam kunjungannya, Bupati Aep memberikan arahan langsung kepada para pekerja dan pengawas proyek agar mengutamakan kualitas, kerapihan, serta ketepatan waktu dalam pelaksanaan pekerjaan.
“Saya tidak mau melihat puing-puing berserakan. Pekerjaan harus dilakukan dengan rapi, tertib, dan profesional. Jangan asal-asalan,” tegasnya, seperti dikutip Holopis.com.
Ia juga mengingatkan penyedia jasa agar tidak bermain-main dengan tenggat waktu. Menurutnya, tidak akan ada toleransi terhadap keterlambatan yang disebabkan kelalaian kontraktor.
“Saya minta proyek ini selesai tepat waktu. Jangan molor. Kalau ada keterlambatan karena kelalaian, akan ada sanksi,” ujarnya.
Selain menyoroti aspek teknis, Bupati Aep juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan kerja dan kebersihan lingkungan di sekitar proyek. Ia akan berkoordinasi dengan Satlantas dan Dinas Perhubungan untuk memastikan arus lalu lintas di lokasi proyek tetap lancar dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Saya tidak ingin proyek ini justru menyulitkan warga. Lakukan pengaturan lalu lintas dengan baik agar masyarakat tetap nyaman,” ucapnya.
Aep pun meminta masyarakat dan pelaku usaha di sekitar proyek untuk bersabar atas dampak sementara yang mungkin timbul. Ia menegaskan bahwa proyek ini bertujuan mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
“Saya tahu proyek ini bisa mengganggu aktivitas sementara, tapi ini untuk kebaikan bersama. Ke depan, kita tidak ingin lagi melihat banjir di sini,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus mengawasi progres pekerjaan melalui evaluasi rutin, guna memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan.
Dalam sidak tersebut, Bupati Aep turut didampingi sejumlah pejabat dari dinas terkait dan pengawas lapangan. Ia juga menyempatkan berdialog langsung dengan warga dan pedagang untuk mendengar aspirasi serta masukan terkait proyek tersebut.


