Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Banjir Rendam Dua Provinsi di Sulawesi Tenggara

0 Shares

JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di dua kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara semenjak beberapa hari yang lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, kejadian pertama banjir terjadi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara.

- Advertisement -

“Tingginya curah hujan menjadi pemicu terjadinya banjir di Desa Lowa, Kecamatan Lambandia dan Desa Tumbudadio di Kecamatan Tirawuta,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (15/7).

Abdul mengatakan bahwa banjir ini merendam 87 hektar lahan persawahan yang ada di lokasi kejadian.

- Advertisement -

“Namun saat ini dilaporkan telah berangsur surut,” imbuhnya.

Abdul kemudian menjelaskan, bencana banjir berikutnya terjadi di Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara. Banjir ini berdampak di tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Kusambi.

“Bencana ini menyebabkan sekitar 49 KK terdampak, 5 KK mengungsi, dan 49 unit rumah mengalami kerusakan,” ucapnya.

Abdul menjelaskan bahwa status tanggap darurat masih berlaku sejak 19 April hingga 18 Juli 2025.

“Kondisi terkini menunjukkan air telah mulai surut,” tukasnya.

Abdul kemudian kembali mengingatkan meski di sebagian wilayah Indonesia mengalami kejadian karhutla, namun di daerah lain juga didominasi bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Hal ini dipengaruhi oleh adanya anomali cuaca, yaitu suatu kondisi penyimpangan dari pola cuaca normal di suatu wilayah. Anomali cuaca ini dapat ditandai dengan kondisi suhu yang lebih panas atau lebih dingin dari biasanya, curah hujan yang tidak terduga, kekeringan berkepanjangan, atau kejadian ekstrem lainnya yang tidak sesuai dengan musim atau norma historis.

“Bencana adalah urusan bersama, oleh sebab itu konsolidasi dan koordinasi seluruh pihak sangat diperlukan mulai dari pencegahan, penanganan darurat, hingga pemulihan,” tutupnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru