JAKARTA – Presiden Prabowo menilai Eropa memiliki peran penting dalam kemajuan global, termasuk dalam sains, teknologi, dan keuangan.
Dengan sumber daya strategis yang dimiliki Indonesia dan posisi sentralnya di ASEAN, Presiden Prabowo menekankan bahwa kerja sama kedua pihak akan memberikan kontribusi besar bagi stabilitas ekonomi dan geopolitik dunia.
“Eropa adalah pemimpin dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan keuangan. Kami memiliki sumber daya penting, jadi kemitraan antara Eropa dan Indonesia—di mana Indonesia juga merupakan bagian besar dari ASEAN—akan menjadi kontribusi yang sangat penting bagi stabilitas ekonomi dan geopolitik dunia,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Minggu (13/7).
Oleh karena itu, Presiden Prabowo pun berharap kehadiran Eropa untuk ikut berpartisipasi aktif dalam perekonomian di ASEAN.
“Kami menganggap Eropa sangat penting bagi kami, oleh karena itu kami ingin melihat lebih banyak kehadiran Eropa dan lebih banyak partisipasi Eropa dalam ekonomi kami,” ujarnya.
Mantan Menteri Pertahanan RI itu bahkan mengaku gembira melihat para anak buahnya berhasil meraih berbagai kesepakatan strategis.
“Dan, saya sangat senang melihat para menteri dan komisioner kami masing-masing mencapai, menurut saya, terobosan-terobosan strategis. Jadi, pada dasarnya tidak ada hal yang tidak disetujui antara Uni Eropa dan Indonesia,” ucapnya.
“Bagus. Itulah pada dasarnya kesimpulan yang kita miliki hari ini. Jadi, saya sangat senang. Saya pikir di era ketidakstabilan atau kebingungan ini, saya pikir kita memberikan contoh yang tepat,” lanjutnya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan kepuasannya atas hasil pertemuan di antara para menteri Indonesia dan komisioner Uni Eropa. Lebih lanjut, Presiden Prabowo turut menegaskan pentingnya Eropa dalam tatanan global, serta harapan Indonesia agar Uni Eropa semakin memperkuat kehadiran dan keterlibatannya di kawasan Asia Tenggara.
“Yakinlah, kami di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, benar-benar menganggap Eropa sangat penting dalam menjaga stabilitas global. Eropa masih, menurut pandangan kami, menjadi pemimpin dalam banyak aspek kehidupan modern. Kami masih melihat ke arah Eropa.
“Mungkin tidak banyak dari kami yang mau mengakuinya secara terbuka, tetapi saya di sini, saya mengaku secara terbuka, kami ingin melihat Eropa yang lebih kuat, dan kami ingin bekerja sama dengan Eropa,” sambungnya.


