JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo melakukan perjalanan dinas ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri agenda Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Minggu pagi beliau jam 08.00 WIB berangkat ke New York. Beliau menjadi pembicara di PBB. Dalam konteks Jakarta juga,” kata Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno seperti dikutip Holopis.com, Senin (14/7/2025).
Namun, Rano tak memerinci berapa lama Pramono akan berada di New York, maupun agenda lengkap yang akan dijalani selama kunjungan tersebut.
Dalam lawatannya, Pramono akan menghadiri sejumlah agenda di New York, mulai dari forum tingkat tinggi di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hingga pertemuan dengan diaspora Indonesia.
“Beliau menjalankan perjalanan dinas bersama Kepala Bappeda Jakarta Ibu Atika, Kepala Biro Kerja Sama Daerah Ibu Marulina, serta tim yang melekat dengan Gubernur,” tuturnya.
Sebelumnya, Rano sempat melontarkan candaan saat menghadiri acara Tasyakuran HUT ke-498 Jakarta tingkat kelurahan di Taman Sensori, Jalan Benda Raya, Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, pada Sabtu (12/7/). Ia meminta warga untuk memanggilnya “Pak Gubernur” selama Pramono berada di luar negeri.
“Mulai besok, Pak Gub pergi ke Amerika. Besok ente panggil ane Pak Gub. Soalnya ini sementara jadi gubernur,” ujar Rano yang langsung disambut gelak tawa para hadirin.
Meski disampaikan dengan nada bercanda, Rano menegaskan tetap menjalankan roda pemerintahan sesuai arahan gubernur.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengungkapkan, kegiatan Pramono Anung di New York cukup padat.
Pada 15 Juli, Pramono dijadwalkan bertemu diaspora Indonesia serta mahasiswa di KJRI New York. Ia juga akan berdiskusi dengan Konsul Jenderal RI di New York Winanto Adi membahas potensi kerja sama Sister City Jakarta – New York.
Lalu pada 16 Juli, Pramono akan menjadi pembicara di The 8th Local and Regional Governments Forum on the 2030 Agenda. Pramono juga menggelar pertemuan bilateral dengan pejabat dari Buenos Aires, Argentina dan Heidelberg, Jerman, untuk membicarakan kelanjutan kerja sama sister city.
“Lalu 17 Juli, Pramono direncanakan bertemu langsung Wali Kota New York, sekaligus menandatangani Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk komitmen kerja sama antarkota. Pramono juga dijadwalkan berdiskusi dengan otoritas transportasi New York, Metropolitan Transportation Authority (MTA), membahas pengelolaan jaringan transportasi publik dan konsep Transit Oriented Development (TOD). Bapak dijadwalkan kembali ke Jakarta pada 19-20 Juli mendatang,” pungkasnya.

