TORAJA UTARA – Sebuah truk bermuatan 20 penumpang terbalik di Toraja Utara, Sulawesi Selatan pada hari Minggu 13 Juli 2025. Kecelakaan itu menyebabkan 6 orang tewas dan 14 luka-luka.
Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto membenarkan 6 korban tewas dan 14 orang lainnya masih dirawat.
“Korban meninggal bertambah dua, yang sebelumnya empat orang kini menjadi 6 orang,” kata AKBP Stephanus, Minggu (13/7/2025) seperti dikutip Holopis.com.
Dia menambahkan, dari 14 korban yang dirawat di rumah sakit, ada 5 orang yang mengalami luka berat dan 9 orang mengalami luka ringan.
“Iya benar, ada lima orang yang mengalami luka berat. Kini masih dirawat intensif,” ucapnya.
Stephanus pun menjelaskan kronologi kecelakaan tragis itu, dimana awalnya truk yang membawa 20 orang warga itu bergerak dari arah Baruppu Kecamatan Rindingallo yang rencana menuju ke Tampan Bonga, Kecamatan Bangkelekila Tanah Toraja.
Namun saat memasuki daerah Sereale, sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya saat kondisi jalan menurun dan berbelok.
“Kondisi jalan menurun tajam dan berbelok sehingga truk tidak dapat dikendalikan, dan akhirnya truk terguling,” bebernya.
Dari informasih yang beredar, truk yang mengangkut sekitar 20 warga tersebut baru saja pulang dari pesta adat kematian Rambu Solo, salah satu tradisi paling sakral dan besar di Kabupaten Tanah Toraja.
Nahasnya, truk berwarna kuning itu dikemudikan oleh kernet atau pendamping sopir saat melewati jalan menurun dengan tikungan tajam. Truk nahas itu hilang kendali dan terjun ke jurang.

