JAKARTA – Hamas dikabarkan menerima rencana gencatan senjata dan sejauh ini menyampaikan pandangan positif terkait proposal terbaru untuk gencatan senjata kepada para mediator antara Hamas dan juga Israel. Namun, seorang pejabat Hamas mengatakan ada syarat agar gencatan senjata dapat dilakukan cepat, namun syarat itu tidak dibeberkan dengan jelas.
Secara keseluruhan, Hamas hanya mengatakan bahwa pihak mereka sudah siap untuk segera memahas bagaimana mekanisme pelaksanaan gencatan senjata nantinya.
“(Hamas) sepenuhnya siap untuk segera memasuki putaran negosiasi terkait mekanisme pelaksanaan kerangka kerja ini,” kata pejabat Hamas tersebut, dikutip Holopis.com, Minggu (6/7).
Sejauh ini, semua jawaban yang diberikan oleh Hamas dinilai masih positif.
Sebagai informasi, usulan gencatan senjata itu pertama kali di usung oleh Presiden AS Donald Trump yang mendorong keras kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk mengakhiri perang.
Donald Trump pun memberikan tenggat waktu yaitu gencatan senjata selama 60 hari.
Kemudian, pejabat Hamas mengatakan bahwa Trump telah menjamin bahwa gencatan senjata akan diperpanjang lebih dari 60 hari jika diperlukan untuk mencapai kesepakatan damai, tetapi tidak ada konfirmasi dari AS mengenai jaminan tersebut.

