KARAWANG – Suasana berbeda tampak dalam pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, Jumat (4/7). Di bawah terik matahari dan hamparan pesawahan Desa Langensari, Kecamatan Cilamaya Kulon, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh melantik 68 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam prosesi yang tidak biasa.
Pelantikan tersebut mencakup promosi, rotasi, dan mutasi jabatan struktural di sejumlah instansi pemerintah daerah. Bupati Aep menyebut langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan pelayanan publik yang terus dituntut untuk adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Promosi dan rotasi ini sudah melalui prosedur yang sesuai aturan, serta telah mendapat izin dari Kementerian Dalam Negeri, Kemenpan-RB, dan BKN,” ujar Bupati, seperti dikutip Holopis.com.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Selain itu, kolaborasi antarlembaga dan antarpejabat juga dinilai penting untuk mewujudkan pelayanan yang optimal.
“Mari kita bekerja bersama-sama, dan sama-sama bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Karawang,” tegasnya.
Salah satu momen penting dalam pelantikan tersebut adalah pengangkatan perdana Direktur RSUD Rengasdengklok. Jabatan ini dipercayakan kepada dr. Irwan Hermawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik di RSUD Karawang.
Bupati Aep menaruh harapan besar kepada dr. Irwan untuk membawa RSUD Rengasdengklok menjadi rumah sakit rujukan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik, khususnya bagi warga Karawang wilayah utara.
“Saya titip kepada dr. Irwan agar RSUD Rengasdengklok benar-benar hadir memberikan layanan yang prima bagi masyarakat di Rengasdengklok, Jayakerta, Kutawaluya, Pedes, Cilebar, Batujaya, Tirtajaya hingga Pakisjaya,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang, Asip Suhendar, menjelaskan bahwa total ada 68 ASN yang dilantik. Mereka terdiri dari pejabat administrator, pengawas, dan pejabat fungsional.
Pelantikan di tengah sawah ini menjadi simbol komitmen Pemkab Karawang untuk lebih dekat dengan masyarakat akar rumput dan menjadikan pelayanan publik lebih inklusif.

