JAKARTA – PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), salah satu pengembang properti papan atas di Indonesia, kembali mencuri perhatian pasar setelah mengumumkan pembagian dividen tunai senilai Rp626 miliar dari tahun buku 2024. Angka ini mencerminkan kenaikan 45% dibandingkan tahun sebelumnya dan merupakan 33% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp2,08 triliun.
Kabar ini disampaikan dalam Public Expose tahunan yang digelar seusai RUPS di Hotel Westin Surabaya. Minarto, Direktur Keuangan dan Corporate Secretary PWON menegaskan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Perseroan kepada para pemegang saham. Dividen per saham yang dibagikan sebesar Rp13/saham, menjadikan saham PWON tetap menarik di tengah ketatnya kompetisi sektor properti.
Sepanjang tahun 2024, Pakuwon Jati membukukan pendapatan bersih sebesar Rp6,67 triliun, naik signifikan dari tahun sebelumnya. Laba bruto mencapai Rp3,77 triliun dan EBITDA stabil di Rp3,58 triliun. Adapun laba bersih disesuaikan yang berhasil dicetak adalah sebesar Rp2,62 triliun.
Kontributor utama peningkatan ini berasal dari pendapatan berulang (recurring revenue) yang tumbuh sebesar 11% menjadi Rp5,19 triliun. Komposisi pendapatan terdiri atas:
- Retail mall: Rp3,43 triliun (naik 10% YoY)
- Office leasing: Rp368 miliar (naik 21% YoY)
- Hospitality: Rp1,38 triliun (naik 12% YoY)
Untuk mendukung ekspansi bisnis, perusahaan juga telah menggelontorkan belanja modal (capex) sebesar Rp1,80 triliun selama tahun 2024. Dana ini digunakan untuk proyek strategis seperti Pakuwon Mall Bekasi, Pakuwon City Mall tahap 3 di Surabaya, serta pembelian lahan baru di Semarang dan Surabaya.
Masuk ke tahun 2025, kinerja tetap solid. Pada triwulan I 2025, PWON mencatatkan pendapatan Rp1,55 triliun, laba bruto Rp857 miliar dan EBITDA stabil di angka Rp834 miliar. Laba bersih yang disesuaikan tercatat naik 10% menjadi Rp603 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp550 miliar.
Belanja modal Q1 2025 sebesar Rp237 miliar juga telah dikucurkan, difokuskan pada dua proyek utama yang sedang digarap. Ini menunjukkan perusahaan tetap agresif dalam ekspansi namun terukur dari sisi efisiensi operasional.
Tentang Pakuwon Jati Tbk (PWON)
Didirikan pada 1982 dan tercatat di Bursa sejak 1989, PWON dikenal sebagai pelopor konsep superblok di Indonesia. Portofolionya meliputi pusat belanja, residensial, perkantoran, dan hotel yang tersebar di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bekasi, Bali, Batam, hingga Semarang.
Dengan strategi pengembangan vertikal dan jaringan penyewa yang kuat, Pakuwon Jati berhasil mempertahankan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, menjadikannya salah satu emiten properti paling stabil di bursa.


