Wajah Baru Stasiun Tanah Abang Rubah Citra Kawasan Sekitar

0 Shares

JAKARTA – Stasiun Tanah Abang menampilkan wajah baru. Proyek revitalisasi Stasiun Kereta Api terpadat di Jakarta tersebut telah membuat kawasan sekitar berubah.

Gubernur Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung menyebut revitalisasi kawasan ini telah memberikan citra baru bagi Tanah Abang.

- Advertisement -

Pantauan Holopis, Stasiun Tanah Abang Baru mengusung gaya arsitektur modern dengan desain minimalis yang menyesuaikan dengan kebutuhan fungsional dan estetika. Atap stasiun didesain untuk memberikan sirkulasi udara yang baik dan memberikan perlindungan dari cuaca.

Tak hanya itu ada tambahan peron tujuan Stasiun Duri, Tanggerang dan Stasiun Kampung Bandan. Sehingga penumpang sudah tidak menumpuk di peron 3 dan 4 lagi.

- Advertisement -

Meski demikian masih ada beberapan fasilitas stasiun yang belum bisa dinikmati penumpang seperti mushola dan toilet.

Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Pramono Anung menyebut rampungnya revitalisasi kawasan ini telah memberikan citra baru bagi kawasan Tanah Abang.

“Jadi integrasi Tanah Abang dan juga dengan berbagai hal, menurut saya ini mengubah pandangan, image yang luar biasa,” jelas Pramono, Senin (16/5).

Orang nomor satu di Jakarta tersebut juga menyoroti perubahan signifikan yang terjadi di kawasan tersebut, termasuk dari kesan sisi keamanan.

Pramono menambahkan bahwa Pemerintah Jakarta saat ini tengah memperkuat konektivitas antarmoda transportasi sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan di Ibu Kota.

“Sudah ada Jaklingko, Transjakarta, lalu ada transportasi umum lainnya. Konektivitas ini terus kita maksimalkan untuk mengurai kemacetan,” imbuhnya.

Dengan peningkatan ini, Stasiun Tanah Abang diharapkan mampu melayani hingga 80.000 penumpang yang keluar masuk setiap harinya, meningkat dari kapasitas semula sekitar 35.000 orang per hari. Selain itu, kapasitas penumpang transit akan meningkat dari sekitar 100.000 orang per hari menjadi 300.000 orang per hari.

Sementara berdasarkan catatan Bisnis, KAI Commuter mencatat bahwa rata-rata jumlah pengguna yang naik dari Stasiun Tanah Abang mencapai 54.000–55.000orang per hari kerja dan 41.000–43.000 orang pada hari libur. Sementara itu, volume pengguna transit di stasiun ini tercatat sekitar 145.000–146.000 orang pada hari kerja dan 124.000–125.000 orang pada hari libur.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis