JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan komitmen kuat terhadap masa depan energi bersih dan keberlanjutan ekonomi nasional.
Dalam pertemuan bilateral tingkat tinggi Leaders’ Retreat dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Parliament House, Senin (16/6), Prabowo mendorong kolaborasi strategis antara Temasek Holdings perusahaan investasi milik negara Singapura dan Danantara, sovereign wealth fund (SWF) terbaru milik Indonesia.
Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan sektor energi terbarukan dan kawasan industri berkelanjutan, termasuk pembangunan di wilayah strategis seperti Batam, Bintan, dan Karimun.
“Kami menantikan kolaborasi erat antara Temasek dan Danantara, khususnya di sektor energi rendah karbon dan infrastruktur penting,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
Danantara, yang baru saja diluncurkan, menjadi wujud ambisi jangka panjang Indonesia dalam mengelola kekayaan negara demi keberlanjutan generasi mendatang. Dana abadi ini difokuskan pada investasi strategis, termasuk pembiayaan proyek transisi energi bersih dan pembangunan kawasan industri ramah lingkungan. Prabowo menyebut Danantara sebagai “energi masa depan Indonesia”.
Kehadiran SWF ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global sebagai negara yang serius mengadopsi ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan besar Singapura terhadap perekonomian Indonesia. Tahun lalu, Singapura tercatat menyumbang sekitar 33% dari total investasi asing langsung (FDI) ke Indonesia.
“Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi dan kemitraan ini lebih jauh lagi,” ujarnya.
Tidak hanya di sektor ekonomi dan investasi, Prabowo juga menyoroti pentingnya belajar dari berbagai praktik unggulan Singapura—mulai dari pengelolaan dana negara, penyediaan hunian terjangkau, hingga diplomasi berbasis budaya.
Dalam momen yang sarat makna, Prabowo mendapat kehormatan menamai anggrek spesial dari Singapura. Ia memilih nama ibundanya sebagai bentuk penghormatan dan cinta kepada sang ibu. Tindakan ini sejalan dengan diplomasi bunga khas Singapura yang dikenal dengan sebutan Orchid Diplomacy sebuah tradisi yang menggabungkan seni, budaya, dan diplomasi.
“Saya belajar dari Singapura dan menurut saya negara ini telah memulai banyak kebijakan yang berhasil,” tutur Prabowo mengakhiri sambutannya.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Prabowo, siap membuka babak baru dalam kemitraan ekonomi hijau. Kolaborasi antara Danantara dan Temasek diprediksi akan menciptakan dampak strategis, tidak hanya untuk pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk transisi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan rendah emisi.

