JAKARTA – Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia sejak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, lokasi pertama yang terdampak bencana angin kencang yaitu di daerah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
“Atas peristiwa tersebut, sejumlah rumah di Desa Kwadungan, Kecamatan Kalikajar mengalami kerusakan dengan rincian empat unit rumah mengalami rusak berat dan 11 unit rumah rusak riingan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (16/6).
Abdul memastikan bahwa BPBD setempat telah melakukan respons dan asesmen terhadap 15 KK terdampak.
Angin kencang juga terjadi di Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta, di hari yang sama. Sedikitnya dua kelurahan di dua kecamatan terdampak, yakni Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres dan Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan.
“Sebanyak 10 KK atau 37 jiwa terdampak dengan kerugian materiil dari peristiwa ini sebanyak delapan unit rumah terdampak dan satu papan reklame roboh,” ujarnya.
Menyusul peristiwa tersebut BPBD setempat dilaporkan telah melakukan penanganan terhadap rumah rusak pada Minggu (15/6) sekaligus pembersihan material rusak.
Selain di Jakarta dan Wonosobo, angin kencang juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (14/6).
“Peristiwa ini mengakibatkan 18 unit rumah mengalami kerusakan ringan dan satu pohon tumbang, di Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung dan Desa Waung, Kecamatan Boyolangu,” jelasnya.
Abdul kemudian menambahkan, personil BPBD Jatim telah merespons dengan melakukan asesmen dan evakuasi serta pembersihan material bersama BPBD Kabupaten Tulungagung yang berdampak pada 18 KK ini.

