JAKARTA – Viral video memperlihatkan pengamen yang kabarnya merupakan tunanetra, diseret paksa oleh petugas gabungan Polisi-Satpol PP di Pematangsiantar, Sumatera Utara.
Dipantau Holopis.com dari TikTok @awie_jou, nampak bahwa seorang pria yang dikabarkan merupakan tunanetra itu tengah diseret paksa oleh petugas gabungan tersebut.
Pria itu merupakan pengamen di wilayah sekitar, kemudian diseret paksa oleh sejumlah orang yang mengenakan seragam, mulai dari kepolisian hingga satpol pp.
Kemudian pengamen tersebut hendak dibawa ke dalam mobil, namun mengamuk hebat. Petugas pun langsung berhati-hati membawanya, warga setempat pun ramai mengerubungi momen tersebut.
Momen petugas seret paksa pengamen tersebut terjadi tepatnya di depan toko Roti Ganda, Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Jumat (13/6).
Video viral itu pun menarik perhatian publik, dimana netizen berbondong-bondong memenuhi kolom komentar yang tersedia. Bahkan, banyak warga yang menyoroti tindakan para petugas.
“Otak ada tapi gk dipake , membawa secara baik2 kan bisa ,,, main paksa2 aja kayak hidup dijaman batu aja kau,” tulis komentar @chan__84.
“Tu orang gk pernah memaksa Pak, dia hanya duduk didepan toko itu, saya orang tanah jawa sering kesana, jangan begitu lah Pak, hati nurani dipakek, gk punya perasaan memang kau, kalau pun mau diamankan dengan cara yg baik jangan seperti tak punya akal Pak, semoga tidak terjadi pada keluarga mu,” tulis komentar @Floo1222.
“Mau netes air mata ini liat nya,” tulis komentar @huang_ninie.
“Kebanyakan aparat arogan, tidak bisa memperlakukan manusia layaknya manusia yg benar. miris..tidak ada adab dan akhlak yg baik. ingat lah roda selalu berputar,” tulis komentar @smile.
@awie_jou Seorang Tuna Netra(tidak bisa melihat) Mengamen Di Siantar Depan toko ganda ditangkap satpol pp. Mereka hanya mencari sesuap nasi pak, mereka juga punya keluarga, ada anak dan istri yang harus dikasi makan. Dan Mereka tidak pernah menganggu orang ataupun melakukan kriminal. tapi kenapa harus diperlakukan seperti itu? dimanakah hati nurani kalian? #diskriminasi #savedisabilitas #tunanetraindonesia

