JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari paddock MotoGP 2025. Jorge Martin, juara dunia musim lalu, dilaporkan ingin mengakhiri kerjasamanya dengan Aprilia Racing lebih cepat dari kontrak awal.
Keputusan ini muncul di tengah performa mengecewakan dan serangkaian cedera yang menghambat debutnya bersama tim asal Noale tersebut.
Martin, yang baru saja meraih kejayaan bersama Pramac Ducati pada 2024, kini seolah tenggelam dalam musim yang penuh masalah. Bergabung dengan Aprilia awal tahun ini, pembalap berjuluk The Martinator justru belum mampu menuntaskan satu pun balapan dari delapan seri yang telah berlangsung.
Kecelakaan demi kecelakaan membuat Martin harus menepi di tujuh seri, dan satu-satunya balapan yang sempat ia jalani di Qatar juga berakhir dengan retired. Frustrasi yang menumpuk membuatnya berniat memanfaatkan klausul keluar dalam kontraknya.
“Jorge ingin pergi, dan itu bukan rahasia lagi,” ungkap seorang sumber dalam Aprilia kepada media lokal yang dikutip Holopis.com dari laman MotoGP, Minggu (15/6).
Situasi ini tentu membuat internal tim terguncang. Marco Bezzecchi, rekan setim Martin di Aprilia, turut mengakui kondisi tim sedang tidak baik-baik saja.
“Saya harus jujur kepada Anda ini, tentu saja, merupakan situasi yang sulit bagi seluruh tim,” kata Bezzecchi kepada TNT Sports saat tampil di Aragon.
Bezzecchi sendiri belum tampil sepenuhnya konsisten, namun sempat memberikan secercah harapan dengan meraih kemenangan di GP Le Mans, Prancis. Sayangnya, selebihnya ia masih kesulitan menembus posisi lima besar secara rutin.
Saat ditanya soal drama yang melibatkan Jorge Martin, Bezzecchi enggan banyak komentar.
“Situasi ini tidak terlalu memengaruhiku. Aku ingin suasananya tetap sama seperti sebelumnya. Namun, bagaimana dengan pendapatku? Aku tidak punya komentar. Ini bukan urusanku,” cetus mantan rider VR46 itu.
Hingga kini, belum ada kepastian kapan Jorge Martin akan kembali ke lintasan. Namun, sang juara bertahan menyatakan bahwa dirinya sedang fokus pada pemulihan dan berharap bisa mengikuti tes pra-jeda musim panas sebagai bagian dari uji coba sebelum potensi comeback.
Jika Martin jadi hengkang, Aprilia harus mencari pengganti berkualitas untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan salah satu pembalap paling bertalenta di grid saat ini. Belum diketahui ke mana Martin akan berlabuh, namun rumor yang berkembang menyebut beberapa tim papan atas mulai melirik peluang untuk merekrutnya.
MotoGP 2025 masih panjang, namun drama internal seperti ini bisa mengganggu fokus tim dan membuat persaingan semakin panas tidak hanya di lintasan, tapi juga di balik layar.


