JAKARTA – Perdana Menteri Portugal Luis Montenegro mengaku sangat sedih mendengar kecelakaan pesawat Air India yang sudah memakan ratusan korban jiwa, termasuk tujuh orang yang merupakan warga negaranya. Ia pun memberikan solidaritas mendalam untuk keluarga korban yang ditinggalkan.
“Atas nama saya sendiri dan pemerintah, saya ingin menyampaikan belasungkawa dan solidaritas yang mendalam kepada keluarga para korban,” kata Luis Montonegro, dikutip Holopis.com, Kamis (12/6).
Sebagai informasi Sobat Holopis, dari 242 orang, terdapat 169 warga negara India, 53 negara Inggris, tujuh warga negara Portugis, serta satu warga negara Kanada. Namun dikhawatirkan tidak ada korban selamat dari kecelakaan pesawat besar itu.
Pesawat itu seharunya bertolak ke kota London, Inggris. Namun pesawat Boeing 787 Dreamliner Air India terjatuh tak lama setelah lepas landas dari Kota Ahmedabad. Dari rekaman video yang saat ini viral, terlihat para saksi mata bergegas menuju gumpalan asap hitam raksasa yang berasa dari luar bandara.
Kecelakaan ini pun menjadi insiden besar pertama yang melibatkan pesawat tersebut. Sementara itu, Air India sudah mengalami beberapa kecelakaan yang jarang terjadi, namun tetap menjadi perhatian publik. Karena itu pada kecelakaan sebelumnya, otoritas India sudah meminta mereka untuk meningkatkan keselamatan serta infrastrukturnya.
Tak hanya itu, saham pesawat Boeing bahkan dikabarkan anjlok tajam dari perdagangan prapasar Amerika Serikat hingga 7.5 persen menjadi 197,82 dollar Amerika Serikat (sekitar Rp3,2 juta dengan kurs Rp16.208 per dollar AS).

