Sepi Pengunjung, Pasar Baru Akan Bersolek

0 Shares

JAKARTA – Pemprov Daerah Khusus Jakarta akan revitalisasi kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Revitalisasi ini bertujuan agar bangunan bersejarah tersebut ramai pengunjung.

Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno mengungkapkan, selama ini kondisi Pasar Baru cukup memprihatinkan. Banyak pedagang yang mengeluhkan sepi pengunjung terlebih semenjak Pandemi Covid-19 lalu. Sehingga untuk menggeliatkan kembali Pasar Baru seperti dahulu, upaya revitalisasi harus dilakukan.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Nantinya dalam penataannya, kendaraan bermotor akan dilarang masuk ke dalam kawasan Pasar Baru. Kemudian, area kuliner dan perbelanjaan lain di ruang terbuka bakal dipasang kanopi agar lebih teduh.

“Nanti kita akan revitalisasi, Pasar Baru kita akan tutup (untuk kendaraan), tidak boleh ada kendaraan. Jadi memang untuk jalan. Kemudian malam kita buka dengan street food,” katanya, Rabu (11/6).

- Advertisement -

Rencananya, Pemprov Daerah Khusus Jakarta akan mengalokasikan anggaran revitalisasi Pasar Baru dalam APBD tahun anggaran 2026. Sementara, pada tahun ini masih dilakukan penyempurnaan kajian pelaksanaaan.

Sebagai salah satu roh dari kota Jakarta, Rano menyadari Pemorov DKI mesti memperhatikan daya tarik Pasar Baru. Sehingga, penataan di Pasar Baru harus dilakukan.

“Dulu Pasar Baru pernah ramai. Memang belakang sepi karena diawali dengan COVID. Tapi kemarin saya berkunjung, saya punya keyakinan saya bisa mengembalikan minimal 50 persen dari keramaian,” ungkap Rano.

Revitalisasi Pasar Baru, lanjut Rano, akan dilakukan secara optimal. Mengingat, Pasar Baru terletak di kawasan strategis yang berdekatan dengan taman kota, gedung kesenian, hingga kantor pemerintahan.

“Kita akan membentuk kawasan nih Lapangan Banteng, kemudian dengan Kementerian Keuangan kita juga kerja sama untuk membuka area itu. Kemudian gedung kesenian ada ada, kantor pos juga. Nah, jadi Pasar Baru itu nanti masuk dalam kawasan,” tutur Rano.

Bahkan, Pemprov DKI tengah menyiapkan skema paket wisata yang akan bekerja sama dengan hotel-hotel setempat. Dengan harapan, masyarakat dari luar Jakarta bisa tertarik mengunjungi Pasar Baru.

Makanya hotel-hotel siap nih, kita akan bikin paket-paket nih untuk saudara-saudara kita yang dari daerah. Kalau sekarang mungkin weekend kita ke Bandung, sekarang orang Bandung suruh ke Jakarta. Kita siapkan paket, hotelnya di mana, kemudian kegiatan makannya di mana,” jelas dia.

Rencana revitalisasi tersebut mendapatkan dukungan dari DPRD Jakarta. Wakil Ketua DPRD Jakarta, Wibi Andrino, mengatakan proyek ini akan mengintegrasikan Pasar Baru dengan kawasan Lapangan Banteng dan menjadikannya sebagai pusat kuliner malam.

Wibi menegaskan, proses revitalisasi tidak boleh hanya berfokus pada estetika, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan aktivitas ekonomi warga yang selama puluhan tahun menggantungkan hidup di kawasan tersebut.

“Jadi penting juga melibatkan UMKM setempat, warga setempat,” imbuhnya.

Ia berharap, konsep integrasi Pasar Baru dengan Lapangan Banteng dapat memperluas konektivitas pedestrian dan akses transportasi umum. Dengan demikian, kawasan ini bisa menjadi magnet baru bagi masyarakat.

“langkah awal yang bagus. Tinggal kita kawal bersama agar implementasinya tetap berpihak pada warga dan sejarah kota,” tutupnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis