Angin Puting Beliung Kompak Landa Deli Serdang dan Kota Medan

0 Shares

JAKARTA – Bencana angin puting beliung melanda dua wilayah yang ada di Provinsi Sumatera Utara semenjak beberapa hari yang lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, lokasi pertama yang terdampak angin puting beliung adalah di wilayah Deli Serdang.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Angin puting beliung menerjang lima desa di dua kecamatan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (11/6).

Abdul mengungkapkan bahwa petugas mencatat sebanyak 14 Kepala Keluarga (KK) atau 58 jiwa terdampak bencana angin puting beliung tersebut.

- Advertisement -

Adapun rincian korban terdampak yakni 11 jiwa terdampak di Kecamatan Hamparan Perak dan 47 jiwa terdampak di Kecamatan Percut Sei Tuan, sementara 6 KK terpaksa mengungsi ke tempat kerabat.

Abdul memastikan BPBD Kabupaten Deli Serdang berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa untuk mendistribusikan bantuan kepada korban terdampak.

Sementara itu, angin puting beliung juga dilaporkan menerjang wilayah Kota Medan, Sumatera Utara. Abdul memastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.

Abdul menyebut bahwa akibat angin puting beliung tersebut dilaporkan sebanyak 21 unit rumah rusak sedang di Kecamatan Medan Deli dan 3 unit rumah rusak sedang di Kecamatan Medan Marelan. Pada umumnya, rumah warga rusak pada bagian atapnya.

“Untuk sementara warga masih bertahan di rumah masing-masing untuk memperbaiki rumahnya secara gotong-royong,” imbuhnya.

Abdul menambahkan, BPBD Kota Medan berkoordinasi dengan pihak kelurahan, dan kecamatan setempat serta menurunkan personil di lokasi kejadian untuk memonitor dan pendataan kaji cepat.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis