JAKARTA – Covid-19 varian NB 1.8.1 saat ini dilaporkan sedang tersebar dan ditemukan di beberapa negara di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan varian baru ini di dalam varian yang sedang diperiksa, yaitu Variants Under Monitoring (VUMs).
Beberapa negara tercatat sudah menerima kasus varian ini seperti Thailand, China, Inggris, bahkan Indonesia. Kasus ini pun cukup mengejutkan dikarenakan dinilai cepat menyebabkan lonjakan kasus baru.
Ternyata, varian ini dinilai lebih mudah menyebar dibandingkan varian lainnya. Seorang ahli virus dari Universitas Griffith Australia mengatakan bahwa varian ini bisa menginfeksi sel lebih efisien daripada strain sebelumnya.
“Dengan menggunakan model berbasis laboratorium, para peneliti menemukan NB 1.8.1, memiliki afinitas pengikatan terkuat terhadap reseptor ACE2 manusia dari beberapa varian yang diuji, yang menunjukkan bahwa ia dapat menginfeksi sel lebih efisien daripada strain sebelumnya,” kata Dr.Herrero, dikutip Holopis.com, Selasa (10/6).
Karena itu lah masyarakat dinilai harus lebih mengenali gejala dari varian yang dinilai lebih muda menyebar ini. Berikut ini gejara Covid-19 varian NB.1.8.1 yang perlu menjadi catatan.
Mengenali Gejala Varian NB.1.8.1 : Apa yang Perlu Diperhatikan?
Seiring munculnya varian baru COVID-19 yang dikenal dengan nama NB.1.8.1, masyarakat kembali diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, meskipun varian ini tidak menunjukkan perbedaan mencolok dibandingkan varian sebelumnya. Gejala yang ditimbulkan cenderung tidak berat, namun tetap penting untuk dipahami, khususnya bagi kelompok yang rentan terhadap komplikasi.
Gejala Umum yang Dilaporkan
Pada umumnya, orang yang terinfeksi NB.1.8.1 merasakan keluhan yang bersifat ringan hingga sedang. Beberapa gejala yang paling sering muncul antara lain:
- Meningkatnya suhu tubuh atau demam
- Batuk tanpa dahak
- Tenggorokan terasa perih atau tidak nyaman
- Nyeri kepala
- Hilangnya selera makan
- Pegal-pegal pada otot dan tubuh
- Rasa lelah yang tidak biasa
- Kehilangan kemampuan mencium bau dan merasakan makanan
- Hidung berair atau tersumbat
Meski tidak berbeda jauh dari varian-varian sebelumnya, kombinasi gejala tersebut bisa berdampak pada produktivitas harian dan kualitas hidup, terutama jika tidak segera ditangani dengan baik.
Kelompok yang Perlu Ekstra Waspada
Walaupun secara umum varian ini tidak menimbulkan penyakit berat, ada beberapa kelompok yang lebih berisiko mengalami kondisi serius bila terinfeksi. Mereka antara lain:
- Lansia
- Orang yang memiliki penyakit kronis atau gangguan kesehatan jangka panjang
- Individu dengan sistem imun yang lemah
- Orang yang belum mendapatkan vaksin COVID-19
Bagi kelompok ini, infeksi yang ringan sekalipun bisa berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius. Karena itu penting bagi mereka yang merasakan gejala-gekala di atas, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dan memantau kondisi tubuh secara berkala.

