JAKARTA – Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan secara serentak di berbagai tempat. Proses ini melibatkan banyak orang, peralatan, serta daging dan darah dalam jumlah besar.
Oleh karena itu, sangat penting bagi Sobat Holopis untuk memahami cara menjaga kebersihan dan kesehatan selama pelaksanaan kurban, agar tidak menimbulkan masalah lingkungan maupun gangguan kesehatan.
Berikut adalah beberapa tips praktis untuk menjaga kebersihan dan kesehatan saat proses penyembelihan hewan kurban.
Menyiapkan Lokasi yang Bersih dan Tertata
Sebelum hari H, pastikan lokasi penyembelihan :
- Lapang, mudah dibersihkan, dan tidak becek. Lokasi ideal adalah tempat beralas semen atau paving block, atau diberi alas terpal yang mudah dicuci.
- Terhindar dari keramaian lalu lintas atau pemukiman padat, agar tidak mengganggu kenyamanan warga.
- Menyediakan tempat pembuangan limbah khusus, seperti saluran pembuangan darah dan kantong sampah besar untuk bagian tubuh yang tidak digunakan.
Menjaga Kebersihan Diri dan Alat
Setiap orang yang terlibat dalam proses penyembelihan wajib memperhatikan kebersihan diri :
- Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah kegiatan.
- Gunakan sarung tangan dan sepatu bot jika memungkinkan, terutama bagi yang bertugas menyembelih atau memotong daging.
- Alat pemotong seperti pisau atau parang harus bersih dan tajam, dicuci secara berkala selama proses berlangsung.
- Pisahkan alat untuk memotong daging dan alat untuk membersihkan bagian dalam hewan agar tidak terjadi kontaminasi silang.
Pengelolaan Limbah dan Kebersihan Lingkungan
Sisa penyembelihan seperti darah, isi perut, dan bagian tubuh lain harus segera ditangani dengan benar :
- Darah dapat dikubur di tanah yang jauh dari sumber air atau dialirkan ke saluran tertutup agar tidak mengundang lalat.
- Isi perut dan limbah padat lainnya harus segera dimasukkan ke kantong tertutup, lalu dikubur atau dibuang ke tempat sampah khusus.
- Cuci area penyembelihan dengan air sabun atau desinfektan ringan setelah semua proses selesai.
Menjaga Kualitas Daging Kurban
Agar daging yang dibagikan tetap sehat dan layak konsumsi :
- Jangan mencampur bagian bersih dan bagian kotor seperti usus atau jeroan dalam satu wadah.
- Simpan daging dalam tempat yang bersih dan tidak terkena sinar matahari langsung saat menunggu dibagikan.
- Gunakan kantong plastik bening atau daun pisang bersih untuk membungkus daging, hindari penggunaan kantong hitam karena dapat mengandung bahan berbahaya.
Menjaga Jarak dan Protokol Kesehatan
Jika proses kurban dilakukan di lokasi umum dan melibatkan banyak orang:
- Atur jarak aman antar orang yang terlibat.
- Sediakan masker dan tempat cuci tangan jika memungkinkan.
- Minimalkan kontak langsung dengan orang luar yang tidak terlibat dalam kegiatan.
Proses penyembelihan hewan kurban merupakan bagian dari ibadah yang sakral, dan kebersihan serta kesehatan tidak boleh diabaikan. Dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan memastikan setiap langkah dilakukan dengan hati-hati, Sobat Holopis bisa membantu menciptakan suasana Idul Adha yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
Jangan sampai semangat berkurban tercoreng oleh kelalaian dalam menjaga kesehatan dan kebersihan.

