JAKARTA – Bencana longsor melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur semenjak Rabu (4/6).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abul Muhari mengatakan, intensitas hujan yang tinggi memicu bencana longsor.
“Kali ini berupa kerusakan infrastruktur akibat amblasnya jembatan di Kabupaten Trenggalek,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (5/6).
Abdul menjelaskan bahwa jembatan penghubung antara Desa Bangun dan Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek sampai mengalami amblas.
Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 19.00 WIB. Intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan aliran sungai meningkat dan menggerus struktur pondasi jembatan, yang memiliki lebar 3 meter dan panjang 23 meter, hingga akhirnya ambruk.
Kejadian serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Watulimo pada Kamis (5/6), tepatnya di Desa Prigi dan Tasikmadu. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB pada malam sebelumnya menyebabkan banjir setinggi 50 cm yang melanda dua desa tersebut.
“Kondisi air saat ini telah surut, namun kerusakan ringan pada infrastruktur masih dalam pendataan,” imbuhnya.
Tak hanya banjir, hujan yang berkepanjangan juga mengakibatkan tanah longsor di beberapa titik strategis di Kecamatan Watulimo.
Di Desa Sawahan, tanah longsor dan pohon tumbang menutupi sebagian badan jalan provinsi (Jalur Durenblondot). Meski sudah ditangani sementara, arus lalu lintas hanya bisa dilalui secara bergantian (buka-tutup).
Di Gemaharjo, longsor di jalur alternatif Thukul juga menutup sebagian jalan, namun masih dapat dilalui kendaraan dengan kehati-hatian tinggi.
BPBD Trenggalek bersama perangkat desa telah melakukan peninjauan lokasi terdampak dan terus memberikan peringatan kepada masyarakat setempat untuk tetap siaga menghadapi potensi bencana lanjutan.
“Pemantauan cuaca dan kondisi lapangan akan terus dilakukan secara berkala guna meminimalisir risiko lebih lanjut,” tutupnya.

