JAKARTA – Momentum perayaan Kenaikan Yesus Kristus yang berlangsung pada hari Kamis, 29 Mei 2025, di berbagai daerah di Indonesia, secara umum berlangsung aman.
Dalam pantauan Kementerian Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), tidak ada gangguan stabilitas keamanan maupun ketertiban masyarakat yang menonjol terjadi.
“Secara umum, kondisi selama peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2025 berlangsung aman dan kondusif,” kata Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam, Irjen Pol Asep Jenal Ahmadi selaku pengawas tim pemantau, dalam laporannya seperti dikutip Holopis.com, Sabtu (31/5/2025).
Asep mengatakan bahwa semua aparat keamanan dan penegak hukum bekerja maksimal dalam pengamanan perayaan hari penting bagi umat Nasrani tersebut.
“Aparat kepolisian dan TNI melakukan patroli terpadu, dan sistem keamanan di gereja diperkuat oleh kerja sama antara pihak gereja dan instansi terkait,” ujarnya.
Khusus di wilayah Jakarta, pemantauan diutamakan pada lima gereja besar. Kelimanya adalah Gereja Katedral, GPIB Immanuel, Gereja Santa Theresia, Gereja Paulus, dan Gereja HKBP.
Berdasarkan hasil pantauan, gereja-gereja tersebut menggelar ibadah dengan khidmat dengan pengamanan dari aparat kepolisian dan unsur keamanan lainnya.
Seperti diketahui, peringatan Kenaikan Yesus Kristus kali ini menjadi salah satu bagian dari momentum libur panjang.
“Pengaturan keamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan ibadah umat Kristiani, serta menjaga ketertiban di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang,” tutur Asep.
Tidak adanya gangguan keamanan sepanjang perayaan Kenaikan Yesus Kristus, Asep juga mengatakan bahwa hal ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan pengamanan di momentum tersebut. Lebih dari itu, perayaan ini pun menunjukkan bahwa kondisi sosial, politik, dan keamanan di Indonesia memang dalam keadaan stabil.
“Hal ini mencerminkan komitmen bersama seluruh elemen bangsa untuk menjaga toleransi antarumat beragama serta memperkuat stabilitas politik dan keamanan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Dengan demikian, Asep menegaskan bahwa kesimpulan akhir dari laporan tim monitoring dari Kemenko Polkam, bahwa pelaksanaan perayaan Kenaikan Yesus Kristus tahun 2025 ini berlangsung terkendali.
“Perayaan Kenaikan Yesus Kristus berlangsung aman,” pungkasnya.

