JAKARTA – Paddock MotoGP mulai memanas meski musim 2025 belum mencapai paruhnya. Aroma Silly Season—istilah yang merujuk pada rumor dan spekulasi bursa transfer pembalap mulai berhembus kencang jelang MotoGP 2026.
Beberapa kursi panas diprediksi akan kosong, dan nama-nama besar pun mulai dikaitkan dengan berbagai kemungkinan perpindahan tim. Marc Marquez, Jorge Martin, hingga Pedro Acosta disebut-sebut sebagai pion penting dalam peta pergerakan pembalap musim depan.
Marc Marquez, yang tampil tajam bersama Ducati Lenovo Team, hingga kini belum memberikan konfirmasi kontrak jangka panjang. Rumor menyebutkan bahwa Marquez mungkin mempertimbangkan pindah tim bahkan ada bisikan tentang potensi kembali ke Honda jika proyek besar pabrikan Jepang itu mulai menunjukkan arah positif.
Di sisi lain, Jorge Martin, yang tampil konsisten bersama Pramac Ducati, disebut jadi incaran beberapa tim pabrikan. Aprilia dan KTM konon tertarik merekrutnya sebagai ujung tombak proyek jangka panjang.
Sementara itu, Pedro Acosta, si bocah ajaib dari GASGAS Tech3, disebut-sebut sebagai pembalap masa depan KTM. Namun, jika kursi pabrikan tidak kunjung terbuka, beberapa pengamat memprediksi adanya negosiasi lintas pabrikan—bahkan tim seperti Yamaha bisa jadi opsi mengejutkan.
Tak hanya nama besar, beberapa rookie dan pembalap satelit juga masuk radar. Performa luar biasa dari rider-rider muda di Moto2 dan Moto3 membuat beberapa tim mulai mempertimbangkan regenerasi di skuad utama mereka.
Dengan sebagian besar kontrak pembalap top berakhir di akhir musim 2025, 2026 bisa menjadi tahun revolusi line-up MotoGP. Persaingan kontrak tidak kalah sengit dari duel di lintasan.
Seperti biasa, rumor bisa berubah sewaktu-waktu. Tapi satu hal pasti, Silly Season 2026 sudah resmi dimulai, dan drama paddock MotoGP belum akan mereda.

