JAKARTA – Di tengah tantangan ekonomi global, semangat wirausaha lokal justru makin membara. FLEI Business Show 2025 resmi dibuka hari ini, Jumat (16/5), di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC).
Mengusung tema “Connecting Business, Driving Growth”, pameran yang akan berlangsung hingga 18 Mei 2025 ini kembali menjadi panggung utama pertumbuhan bisnis waralaba di Indonesia.
Dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Maman Abdurrahman, FLEI Business Show bukan hanya sekadar ajang pameran, melainkan momentum strategis dalam mendorong UMKM naik kelas melalui kemitraan berbasis franchise.
“Kami mendukung penuh FLEI Business Show sebagai langkah terobosan dalam memajukan industri franchise di Indonesia. Pameran ini menjadi wadah penting bagi pencari produk, investor, dan para pemilik merek yang ingin berekspansi,” ungkap Maman dalam acara opening ceremony, dikutip Holopis.com, Jumat (16/5).
Franchise: Model Bisnis yang Makin Relevan
Berdasarkan data BPS, ekonomi Indonesia tumbuh 4,87% di kuartal I-2025. Sektor perdagangan menjadi penopang utama, yang banyak digerakkan oleh UMKM dan skema franchise.
Dengan struktur bisnis yang teruji, franchise kini menjadi opsi ideal bagi masyarakat yang ingin berwirausaha dengan risiko minim namun peluang berkembang yang besar.
“Kami melihat semakin banyak masyarakat yang mencari peluang bisnis yang aman, terjangkau, dan punya potensi berkembang,” ujar Royanto Handaya, Presiden Direktur Panorama Media selaku penyelenggara acara.
Lebih dari 200 Brand Siap Bermitra
Pada tahun ini, FLEI menghadirkan lebih dari 200 brand dari berbagai sektor, mulai dari F&B, otomotif, ritel, laundry, properti, kecantikan, hingga jasa edukasi dan teknologi.
Nama-nama besar seperti Indomaret, Alfamart, Kopi Janji Jiwa, Air Minum Biru, dan Gramedia siap membuka peluang kemitraan dengan skema bisnis yang telah terbukti sukses.
Tak hanya itu, banyak exhibitor menawarkan promo eksklusif, mulai dari bebas biaya franchise, jaminan uang kembali, konsep autopilot, cicilan kemitraan, hingga potongan investasi mencapai ratusan juta rupiah. Hal ini tentu menjadi magnet utama bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis dengan modal efisien.
FLEI Business Show 2025 dirancang bukan hanya untuk mempertemukan pemilik merek dan calon mitra, tetapi juga sebagai ruang edukasi melalui berbagai program seperti Business Insight Talks, Testimoni Franchisee, Konsultasi Bisnis Gratis, hingga Business Matching Program.
Sesi testimoni dari franchisee sukses juga hadir sebagai penyemangat dan inspirasi bagi generasi pengusaha baru yang ingin mengikuti jejak keberhasilan di jalur waralaba.
Dukungan Pemerintah dan Komunitas Wirausaha
Kolaborasi lintas sektor pun menjadi sorotan penting. Dukungan dari Kementerian Perdagangan, Kemenparekraf, hingga ASEAN Retail-Chains & Franchise Federation (ARFF) dan komunitas seperti HIPPINDO mempertegas komitmen bersama dalam membangun ekosistem bisnis yang kokoh dan inklusif.
Paviliun Kementerian Perdagangan (Kemendag) bahkan untuk pertama kalinya hadir di pameran waralaba sebagai bentuk dukungan konkret terhadap penguatan ekonomi berbasis kemitraan.

