JAKARTA – Siapa bilang olahraga cuma bisa dilakukan di gym? Faktanya, ada aktivitas fisik yang jauh lebih menyenangkan dan tetap membakar kalori. Yup, bercinta alias olahraga di ranjang bisa jadi rutinitas sehat yang kamu lewatkan!
Banyak orang masih malu-malu mengakui bahwa aktivitas seksual sebenarnya termasuk bentuk olahraga ringan. Tapi penelitian bilang lain. Menurut sebuah studi dari Harvard Medical School, hubungan seksual dapat membakar sekitar 100–300 kalori tergantung durasi dan intensitasnya.
Selain itu, bercinta juga melibatkan otot-otot inti, pinggul, dan paha, mirip seperti kamu melakukan squat, plank, bahkan kardio mini.
Ini 5 Manfaat Olahraga di Ranjang yang Jarang Dibahas
1. Bakar Kalori Tanpa Nge-gym
Satu sesi bercinta setara dengan lari ringan selama 15–20 menit. Jadi, kalau kamu lagi malas ke tempat fitness, setidaknya kamu tetap bisa bergerak produktif di tempat tidur.
2. Jantung Lebih Sehat
Menurut American Journal of Cardiology, aktivitas seksual teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan menstabilkan tekanan darah. Jadi bukan cuma bikin deg-degan karena pasangan, tapi juga karena kerja jantung yang sehat!
3. Tidur Lebih Nyenyak
Usai orgasme, tubuh melepaskan hormon relaksasi seperti oksitosin dan prolaktin yang bisa membuat kamu cepat mengantuk dan tidur lebih pulas.
4. Mood Auto Naik
Bercinta memicu produksi endorfin dan dopamin, dua hormon kebahagiaan yang bikin kamu lebih tenang, bahagia, dan jauh dari stres.
5. Meningkatkan Imunitas
Riset dari Wilkes University di Pennsylvania menemukan bahwa orang yang bercinta 1–2 kali seminggu memiliki kadar antibodi IgA lebih tinggi, yang berarti tubuh mereka lebih siap melawan virus dan penyakit.
Bonus: Koneksi Emosional Juga Meningkat
Selain manfaat fisik, bercinta juga mempererat ikatan emosional antar pasangan. Kontak kulit, pelukan, dan komunikasi saat berhubungan intim bisa memperkuat rasa saling percaya dan kedekatan emosional.
Seks Sehat Bikin Hidup Sehat
Jadi, kalau kamu masih menganggap bercinta hanya urusan kenikmatan semata, waktunya ubah cara pandang. Dengan frekuensi yang sehat dan komunikasi yang terbuka, “olahraga di ranjang” bisa jadi bagian dari gaya hidup sehat yang menyenangkan.
Tentu saja, pastikan aktivitas dilakukan secara sadar, konsensual, dan aman ya!


